Berita

Nusantara

Pemprov DKI Berencana Liburkan Sekolah Selama Asian Games

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 14:08 WIB | LAPORAN:

. Pemprov DKI Jakarta berencana meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah selama perhelatan akbar Asian Games ke-18 pada Agustus 2018.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menjelaskan usulan itu datang dari Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir.

Hal ini pun sudah dibicarakan langsung dengan Presiden RI Joko Widodo dan Menko PMK Puan Maharani dalam sebuah pertemuan belum lama ini.


Pihaknya juga berencana mengatur waktu kerja dari kantor-kantor pemerintah maupun kantor perusahaan swasta.

"Selama dua minggu ini kita berkoordinasi. Ada usulan dari Pak Erick dan waktu itu kita bicarakan juga di depan Bapak Presiden, seperti China, setiap ada perhelatan besar diliburkan sekolah jam kerjanya diatur," kata Sandi di kantor Disparbud DKI, Jumat (26/1).

Dia menjelaskan bahwa kebijakan itu diambil agar nantinya selama perhelatan olahraga terbesar se benua Asia itu, jalanan ibukota tidak macet. Dengan begitu, diharapkan para atlet yang mau ke venue-venue di kawasan Senayan tidak telat.

"Ini harus kita gunakan karena ini wajah Indonesia ini reputasi martabat bangsa yang dipertaruhkan. Jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Karena masalah kemacetan ini atlet datang terlambat ke venue atau atlet terlambat pulang ke perkampungan atlet kita enggak mau kaya gitu, kita harus yakinkan bahwa pelayanan mereka di sini prima," tutur Anies.

Nah, bagi anak-anak yang sekolahnya diliburkan, lanjut Sandi, mereka nantinya bisa diberikan kesempatan untuk "meliput" even olahraga itu.

"Murid-murid itu diberikan kesempatakan untuk meliput Asian Games membuat karya tulis membuat projek sekitar Asian Games," tukas politisi Partai Gerindra ini. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya