Berita

Foto/Net

Politik

Anies Diincar Talk Show

KAMIS, 25 JANUARI 2018 | 00:55 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

ENGGAK menyangka, Anchor Nazwa Syihab (Nana) ngeselin banget. Semasa Ahok, Nana masuk camp Ahoker anti Anies-Sandi. Malam ini, 24 Januari 2018, tepat 100 hari Anies-Sandi berkuasa, Nana berusaha mencabik-cabik.

Sayangnya, Nana failed. Gawatnya, kualitas Nana terbuka. Crystal clear. Dia kopong. Enggak ngerti penjelasan Anies. Bahkan Nana enggak tahu beda antara Undang-Undang dan Perda.

Alih-alih mendrive talk show, Nana bikin kacau. Penjelasan jernih Anies sering diintersepsi dengan statement ngawur Nana. Bikin kusut talk show.


Mulai masalah PKL Tanah Abang, Becak, Rumah DP 0 rupiah, dan reklamasi. Nana berusaha menyudutkan Anies. She's trying to nail the show. Mestinya dia bikin bahasan jadi tajam. Sayang jadi kusut akibat pengetahuan dan cara Nana yang tidak sesuai. Sungguh nyebelin.

Nana tolak ngerti penjelasan Anies soal enggak semua pengaduan itu benar. Ada yang salah, punya motif ngada-ngada, rekayasa. Di situ skeptisisme dibutuhkan.

Anies is A Wizzard. Dia enggak punya sifat dogmatis. Sebaliknya, Nana tampak senang betul ada laporan figur gelap yang isinya miring terhadap Anies-Sandi.

Tampak jelas, Nana memaksakan halusinasinya di masalah becak. Udeh dijelaskan, becak diatur dan dilarang beroperasi di jalan-jalan protokol. Berulang-ulang. Nana enggak ngerti juga.

Dia nyinyirin Anies yang ingin ubah perda. Sungguh kelewatan. Nana enggak paham, kalo perda itu bukan berhala.

Fungsi Nana bukan jurnalisme. Dia lebih banyak ngomong, daripada mendengar. Aneh, jadi enggak jelas siapa reporter dan narsumnya.

Ngeyel abis, itu penampilan Nana malam ini. Bersikap seolah lebih tahu dari Anies. Ngawur ini si Nana.

Nana ikut ngomong saat Anies bicara. Riuh. Ribet. Rewel. Tipe cewe chatter box. Parah sekali. Dia sering memotong penjelasan. "Talking without thinking" adalah frase paling pas buat Nana.

Ceriwis, Nana tidak cerdas. Naikan rating dan kualitas intelektual Anies. Rumah DP 0 rupiah dijelaskan secara apik oleh Anies. Nana speechless.

Nana membuat kita paham: Anies seorang filsuf. Ilmunya tinggi. Anies berkata, "Keadilan bukan sama. Tetapi proporsional".

Nana semakin enggak ngerti. Keliatan dari sorot matanya. Sekali pun coba ditutup dengan rentetan salvo kata-kata. Dasar bawel...!

Thanks Nana. Seratus hari pertama Anies-Sandi membuat kita legah. Kita punya pemimpin yang konsisten, tepati janji, cerdas, filsuf, wise, dan paling penting "bernyali". Anies-Sandi tetap tolak reklamasi. Ya, kita juga bertanya, Pulau Reklamasi ini masuk kelurahan mana kok bisa ada HGB? [***]

Penulis adalah kolumnis dan aktvis Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (Komtak)


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya