Berita

Foto: RMOL

Nusantara

TMP Bikin Sejarah Baru Di Lapangan Merdeka Medan

MINGGU, 21 JANUARI 2018 | 16:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Lapangan Merdeka kota Medan kembali menjadi sejarah. Dulu, lapangan ini dikenal sebagai Enladen, yang merupakan alun-alun kota di era pemerintahan kolonial Belanda sejak tahun 1880. Setelah Indonesia merdeka, nama Enladen diganti menjadi lapangan merdeka.

Lapangan Merdeka kemudian dikenal sebagai pusat pergerakan di Sumatera Utara. Tak terkecuali hari ini (Minggu, 21/1), Lapangan Merdeka kembali menjadi sejarah penting. Sekitar 25 ribu orang berkumpul di Lapangan Merdeka dan mengikrarkan diri untuk selalu setia dan menjaga Pancasila.

Kesetiaan puluhan warga ini disampaikan dalam acara Kirab Kebangsaan yang dilaksanakan oleh Taruna Merah Putih (TMP), pimpinan Maruarar Sirait. Dan sebagaimana Indonesia mini, Medan dalam acara kirab ini menggambarkan demikian.


Puluhan komunitas berkumpul bersama. Misalnya dari Pemuda Muhammadiyah, Pemua Al-Washliyah, Komunitas Agama Budha Tri Dharma, Komunitas Tionghoa Parisadha, Komunitas Ormas Islam Medan, Hikhambudi, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Gema Budi, Jemaat Santo Yeseph, Pemuda Panca Marga, dan lain-lain.

Sejarah baru yang dibuat TMP di Lapangan Merdeka ini dimeriahkan oleh Drumband SMA Perguruan Wahidin, Pramuka, Komunitas Sepeda Ontel, Barongsai Binjai, Reog Desa Kolam Percut Sei Tuan, Barongsai Akiong, Pencak Silat THS, Marawis, Becak Hias dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Maruarar Sirait mengatakan bahwa semua elemen bangsa atau semua warga negara harus mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara yang hidup. Ia pun menegaskan bahwa Pancasila harus disosialiasikan kepada kader-kader bangsa, para pemuda dan pemudi yang merupakan para pemimpin masa mendatang.

"Dengan kirab kebangsaan ini, kita mau mem-Pancasila-kan Indonesia," tegas Maruarar. [sam]


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya