Berita

Pornhub/Net

Dunia

Ribuan Warga Hawaii Buka Situs Porno Beberapa Menit Pasca Peringatan Palsu Rudal

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 09:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan orang Hawaii meredakan kecemasan mereka dengan menonton film porno beberapa saat setelah peringatan rudal balistik palsu akhir pekan kemarin.

Hal itu terungkap dalam data lalu lintas situs berbagi video porno terbesar, Pornhub yang dirilis pekan ini.

Dalam data itu ditemukan bahwa 15 menit setelah muncul peringatan palsu rudal di Hawaii, lalu lintas ke Pornhub dari pengguna di Hawaii mengalami penurunan drastis.


Lalu lintas turun sekitar 77 persen dari jumlah yang biasa.

"Berdasarkan tampilan halaman real-time, per-menit, dan dibandingkan dengan tingkat pada dua hari Sabtu sebelumnya, statistik kami menemukan penurunan lalu lintas yang terjal pada pukul 08.07 segera setelah peringatan dikirim. Pada pukul 8:23 pagi, lalu lintas sangat tinggi -77 persen di bawah angka yang biasa muncul Sabtu yang biasa,"  begitu keterangan pihak Pornhub seperti dimuat Russia Today.

Namun kebutuhan akan konten porno segera melonjak begitu peringatan rudal diralat beberapa menit kemudian.

Dalam data yang sama, di hari Sabtu pekan lalu, pada pukul 8.45, ketika pihak berwenang meyakinkan orang-orang Hawaii bahwa peringatan rudal itu palsu, kemudian menjelang pukul 09:00, terjadi peningkatan drastis lagi pengakses Pornhub dari Hawaii. Diperkirakan peningkatan itu terjadi karena banyak orang mengatasi ketegangan dengan mengakses konten porno.

"Lalu lintas mulai kembali normal dan orang Hawaii secara kolektif menarik napas lega," kata keterangan tersebut.

"Mereka yang mencari bantuan lebih lanjut kembali ke Pornhub dimana tampilan halaman melonjak + 48% di atas tingkat tipikal pada pukul 09:01," sambung keterangan itu. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya