Berita

Nusantara

Alumni Daar El-Qolam Harus Unggul Di Semua Bidang

RABU, 17 JANUARI 2018 | 23:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pondok pesantren Daar el-Qolam memasuki usia 50 tahun. Berbagai harapan disampaikan sejumlah tokoh atas pencapaian pesantren terbesar di Banten di usianya yang sudah setengah abad ini.

"Saya harap semua alumni Daar el-Qolam bisa bergerak di berbagai bidang," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin ketika dikonfirmasi, Rabu (17/1).

Sementara Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan milad ke-50 Daar El Qolam harus menjadi momentum pesantren sebagai pendidikan tradisonal yang memperkuat kedaulatan NKRI di mata dunia.


"Sudah 50 tahun Daar El Qolam, saya ingin ini menjadi momentum pesantren sebagai pendidikan tradisonal yang memperkuat kedaulatan NKRI di mata dunia," ucap Zulkifli.

Daar el-Qolam berdiri pada tanggal 20 Januari 1968, didirikan oleh KH Ahmad Rifa'i Arief. Pesantren terbesar di Provinsi Banten kini dihuni lebih dari 5.500 santri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Daar el-Qolam akan menggelar beberapa event sebagai refleksi rasa syukur kepada Allah SWT karena Daar el-Qolam masih tetap eksis mengemban visi dan misinya sebagai lembaga pendidikan Islam.

Peringatan milad ke-50 tahun Daar El-Qolam diselenggarakan 15-22 Januari 2018. Rangkaian acara antara lain Jambore dan Raimuna Antar Pesantren Se-Jawa dan Sumatera, Malam Refleksi dan Tayangan Film Dokumenter 50 Tahun Daar el-Qolam, Apel Peringatan Milad, Silaturahmi Nasional dan Sarasehan Internasional Forum Pimpinan Pesantren Alumni Gontor dan Gintung, Reuni Akbar Alumni Daar el-Qolam, Daar el-Qolam Expo dan hiburan masyarakat dengan menampilkan Rhoma Irama dan Soneta Grup.

Selain itu, sebagai ungkapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang mempercayai Daar el-Qolam sebagai tempat menggali ilmu pengetahuan. [dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya