Berita

Politik

Penggulingan OSO Tindakan Makar

RABU, 17 JANUARI 2018 | 16:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua DPP Partai Hanura Bidang Komunikasi Publik Sri Mulyono menyatakan gerakan menggulingkan Osmam Sapta Odang (OSO) dari jabatan ketua umum Partai Hanura adalah tindakan makar.

"Makar merupakan gerakan inkostitusional," kata dia kepada wartawan  Rabu (17/1).

Sri menekankan upaya penggulingan sama sekali tidak berpengaruh terhadap keberlangsungan kepemimpinan OSO maupun Partai Hanura secara keseluruhan.


Menurutnya, dengan adanya gerakan makar ini justru Hanura akan semakin cepat bergerak menyambut pemilu 2019. Karena anasir-anasir buruk yang mengganggu kinerja Hanura sudah terlihat dan sebentar lagi hilang diganti dengan darah segar yang kompeten, loyal dan siap bekerja membesarkan partai.

Sri Mulyono menjelaskan sumber daya manusia baru yang kompeten dan berkualitas serta siap bekerja sangat dibutuhkan oleh partai Hanura untuk menjadi partai unggul yang akan disinergikan dengan prinsip 5S oleh OSO.

Hal ini juga, menurut Sri, sesuai dengan statemen Ketua Dewan Pembina Wiranto bahwa Hanura bukan partai dinasti tapi partai modern berdasarkan meritokrasi.

Ada dua cara menangani gerakan makar itu, lanjut Sri, pertama cara persuasif yakni dengan mengajak dialog untuk kemudian insyaf dan kembali bergabung menjadi satu barisan atau cara kedua yakni harus dipadamkan secepatnya.

"Tentunya kami berharap cara pertama yang berjalan," jelas Sri.

Saat ini tambah Sri, 80 persen DPD dan  DPC Partai Hanura sudah bersama kembali dengan OSO.

"DPD dan DPC sudah menyadari gerakan makar ini dan lebih dari 80 persen sudah berdiri bersama Ketua umum Oesman Sapta," pungkasnya.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya