Sebanyak 53 personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) dikirim untuk menangulangi wabah penyakit di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menjelaskan terbentuknya Satgas Kesehatan TNI KLB merupakan amanat dari Presiden Joko Widodo agar TNI bisa ikut membantu warta yang terkena wabah penyakit di Asmat.
Menindaklanjuti perintah tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto langsung membentuk Satgas yang berisi prajurit dari Puskes TNI, Puskesad, Diskesal dan Diskesau.
Pengiriman Satgas Kesehatan TNI KLB, sambung Sabrar sesuai dengan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2, khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP) guna memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga negara yang tertimpa musibah.
"Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat yang diberangkatkan untuk memperkuat Tim Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih dan Pemerintah Daerah setempat yang dipusatkan di Timika," ujar Sabrar dalam keterangan tertulis, Senin (15/1).
Sabrar menjelaskan 53 personel Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat, terdiri dari Dokter Spesialis dan Paramedis. Disamping itu juga dikirimkan obat-obatan sesuai kebutuhan, dengan prioritas Vaksin Campak dan Difteri serta Alat Kesehatan (Alkes).
Selain obat-obatan dan Alkes, sambung Sabrar, Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat juga membawa logistik berupa bahan makanan siap saji sebanyak 11.100 pack untuk membantu warga Asmat yang terkena wabah penyakit.
Adapun data sementara wabah penyakit yang terjadi di Kabupaten Asmat, terdiri dari 467 anak terkena campak, 487 anak divaksin, 1.052 anak sudah di obati dan mendapat pelayanan medis.
"Disamping bantuan dari TNI, Kementerian Kesehatan RI juga memberikan bantuan berupa obat-obatan yang dikirim bersamaan dengan pemberangkatan Satgas Kesehatan TNI KLB ke Kabupaten Asmat, Papua," ucap Sabrar.
Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat diberangkatkan oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung menggunakan Pesawat Hercules A-1326 dari Bandara Lanud Halim Perdanakusuma.
[nes]