Berita

Foto/Net

Nusantara

Tuntaskan Kasus Alih Fungsi Lahan Ancol Beach City

PDIP Tantang KPK Ibu Kota
SABTU, 13 JANUARI 2018 | 08:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anggota Fraksi PDIP DPR Hendri Yosodiningrat ikut bersuara atas pembentukan Komite Pencegahan Korupsi DKI oleh Gubernur Anies Baswedan. Hendri mengajak publik untuk tidak berburuk sangka dulu atas pembentukan lembaga yang disebut KPK Ibu Kota itu. Hanya saja, dia meminta KPK Ibu Kota membuktikan kerja.

Anggota Komisi III DPR ini mengaku belum melihat arah yang jelas mengenai subordinasi KPK Ibu Kota dengan lembaga hukum yang ada. Namun begitu, pembentukan tersebut tetap wajib diapresiasi dan KPK Ibu Kota pantas diberi kes­empatan.

Dia kemudian menantang KPK Ibu Kota untuk menyelesaikan kasus alih fungsi lahan di Ancol Beach City.


"Sebagai test case-nya, setidaknya Komite Pencegahan Korupsi yang dipimpin langsung Bambang Widjoyanto ini dapat sejauh mana bertindak dan me­nyikapi kasus-kasus di ling­kungan BUMD DKI yang sudah terang benderang di depan mata dan merugikan negera triliunan rupiah. Seperti, kasus penjarahan sejumlah aset di Jakpro (PTJakarta Propertindo), manipulasi alih fungsi Gedung ABC PJA (Ancol Beach City), dan sederet kasus ko­rupsi lainya," ucap Hendri dalam keterangannya, ke­marin.

Kata Hendri, KPK Ibu Kota akan diapresiasi positif bila berani bertindak tegas terhadap oknum-oknum di lingkungan pejabat BUMD DKI dan mempu menyeret oknum-oknum itu untuk diadili sesuai dengan hukum dan Undang-Undang yang berlaku. Makanya, dia menyarankan agar KPK Ibu Kota itu segera ber­tindak.

"Bayangkan, kasus korupsi pengalihan penggunaan lahan milik DKI Jakarta di Ancol Beach City Mall Jakarta Utara itu merugikan negara seki­tar Rp 515 miliar. Kasus ini didiamkan begitu saja hingga 9 tahun mengendap. Padahal, kasusnya sudah terang benderang dan memiliki bukti-bukti cukup. Ini saja test case-nya buat Tim KPK Ibu Kota. Jadi, jangan hanya lip service," tegas Hendri.

KPK Ibu Kota dibentuk Anies pada 3 Januari lalu. KPK Ibu Kota merupakan bagian dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Usai pelantikan, Bambang Widjojanto berharap bisa bekerja sama dengan semua lembaga dan kelompok masyarakat yang memiliki semangat antikorupsi.

"Tujuan dibentuknya (KPK Ibu Kota) tidak boleh menimbulkan masalah di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Tapi justru secara bersama mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Jakarta," kata Bambang. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya