Berita

Net

Nusantara

Seleksi Perguruan Tinggi Negeri Tidak Pertimbangkan Nilai UN

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 22:40 WIB | LAPORAN:

Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memastikan tidak akan mempertimbangkan nilai Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN.

"Kami sepakat untuk tidak tergantung pada nilai USBN dan UN. Artinya USBN dan UN hanya dipakai kementerian lain, tapi kalau untuk ujian mandiri boleh," jelas Ketua Panitia SNMPTN Prof. Ravik Karsidi Ravik kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (12/1).

Menurutnya, penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri dilakukan melalui tiga cara, yakni SNMPTN, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), serta ujian mandiri yang diselenggarakan pihak perguruan tinggi. Sebelumnya, UTBC dan UTBK mempunyai nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).


Prof. Ravik mengatakan, dasar penilaian SNMPTN hanya rapor semester satu hingga lima. Yang berarti tidak sampai lulus ujian.

"Artinya tidak sampai lulus UN dan USBN," katanya.

Prof. Ravik yang juga Rektor Universitas Negeri Surakarta (UNS) menambahkan jika siswa yang lulus SNMPTN namun kemudian tidak lulus sekolah maka kelulusan SNMPTN dibatalkan.

Jadwal SNMPTN sendiri dimulai dari pengisian di PDSS pada 13 Januari hingga 10 Februari, kemudian masa pendaftaran 21 Februari sampai 6 Maret dan pengumuman seleksi tanggal 17 April. Untuk pendaftaran UTBK dan UTBC mulai 5 April hingga 27 April, pelaksanaan ujian pada 8 Mei dan pengumuman 3 Juli 2018. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya