Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA JABAR 2018

Kang Emil dan Uu Komposisi yang Saling Melengkapi

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 00:45 WIB | LAPORAN:

Keputusan partai koalisi memilih pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruhzanul Ulum (Rindu) maju dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018 dinilai tepat.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menegaskan bahwa dipasangkannya Uu dengan Kang Emil bisa meraih suara penuh di wilayah selatan.

"Jadi kehadiran Uu untuk mengambil suara di wilayah selatan, karena PPP juga basis massa di Selatan sangat kuat," ujar Ujang saat dihubungi, Rabu (10/1).


Kang Emil dan Uu, lanjut dia, juga saling melengkapi. Sebab, keduanya memiliki latar belakang sebagai kepala daerah yang berhasil. Kang Emil di Bandung, sementara Uu di Tasikmalaya.

"Jadi ini komposisi yang saling mengisi ya, katakanlah RK mengisi di perkotaan atau mengambil basis masa kota, dan Uu mengambil massa dari orang desa," kata Ujang.

Tak hanya itu, Kang Emil dan Uu juga memiliki latar belakang
pesantren. Karenanya, itu bisa menjadi faktor penting dalam merebut hati masyarakat di Jawa Barat.

"Jadi bagaimanapun masyarakat di Jawa Barat adalah masyarakat NU dan kalangan pesantrennya kuat," ungkapnya.

Hal lain, Kang Emil dan Uu juga diyakini dapat menarik kaum milenial Jawa Barat, mengingat sosok keduanya yang masih muda.

"Mereka ini bisa menggaet dukungan, apalagi Ridwan Kamil sudah lama bergerak di media sosial, dan Ridwan Kamil dianggap sebagai tren anak muda," jelasnya.

"Jadi mereka sudah teruji kepemimpinannya dan prestasi kerjanya, tinggal mempromosikan saja. Karena dalam pilkada ini figur lebih menentukan dari pada partai politiknya," tutup Ujang. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya