Berita

Foto/RMOL

Nusantara

PWI Harus Perkuat Sekolah Jurnalistik

RABU, 10 JANUARI 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN:

. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyoroti revolusi media yang saat ini didominasi oleh media siber alias media online.

PWI ke depan memiliki target untuk menata profesionalisme wartawan khususnya media online untuk menyesuaikan diri dengan pertumbuhan media elektronik yang semakin canggih dan menjamur.

Ketua Komisi Pendidikan PWI Pusat, Hendro Basuki mengungkapkan untuk membangun kesadaran dan peradaban baru profesi wartawan Indonesia, PWI harus memperkuat sekolah jurnalistik.


"Pertama, menatap profesionalisme wartawan, perkembangan profesi wartawan yang multi tasking, dan kemampuan menjaga kepentingan publik. Bagi saya, organisasi profesi tiang utama pendidikan. Memperkuat sekolah jurnalistik. Kita harus mempersiapkan anggota untuk lebih adaptif," kata Hendro Basuki.

Demikian disampaikan Hendro Basuki pada diskusi publik dengan tema "PWI 1 yang Tepat di Era Revolusi Digital" di kantor PWI, Gedung Prasada Sasana Karya, Lt 9, Jl. Suryopranoto, No. 8 Jakarta Pusat, Rabu (10/1).

Pembicara lain, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Teguh Santoso mengatakan tantangan PWI saat ini adalah menjadikan profesi wartawan dianggap penting dan mempunyai nilai di masyarakat.

"Prinsip emas jurnalistik tidak berubah, platform boleh berubah. Tantangan kita membuat profesi wartawan, yang orang anggap penting, yang memang punya nilai di masyarakat. Orang tidak akan punya kebutuhan kalau wartawan tidak menampilkan sebuah nilai untuk masyarakat," ujar Teguh yang juga Ketua bidang Luar Negeri PWI ini.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Sasongko Tedjo menilai saat ini kepengurusan PWI dibutuhan generasi muda, terutama dengan adanya perubahan yang cukup mendasar pada media.

"Tantangan PWI memasuki masa transisi. Perlu ada orang-orang PWI yang muda," ucapnya, sambil menambahkan uji kompetensi wartawan menjadi harga diri bagi seorang wartawan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya