Berita

RMOL

Hukum

Wiranto Bahas Kerja Sama Hukum Dan Keamanan Dengan India

SELASA, 09 JANUARI 2018 | 20:43 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto bersama Penasihat Keamanan India Shri Ajit Kumar Doval melaksanakan The First Indonesia-India Security Dialogue (IISD-1) di New Delhi, Selasa (9/1).

Pertemuan merupakan tindak lanjut sejumlah kesepakatan antara Indonesia dengan India untuk peningkatan kerja sama kedua negara.  

Wiranto mengatakan bahwa IISD-1 adalah tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke India pada 11 Desember lalu yang tertuang dalam India-Indonesia Joint Statement during the State Visit of President of Indonesia to India.


Selain itu, juga merupakan tindak lanjut hasil pertemuan India-Indonesia Eminent Person's Group di New Delhi pada Desember 2016 yang tertuang dalam Vision Statement 2025.

"IISD pertama ini adalah pertemuan tingkat menteri di bidang hukum dan keamanan Indonesia dan India yang membahas peningkatan kerja sama kedua negara. Sehingga diharapkan hasil pertemuan ini dapat mendukung berjalannya implementasi kerja sama kedua negara di bidang hukum dan keamanan," jelas Wiranto.

Dia mengatakan, IISD-1 telah menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk meningkatkan kerja sama strategic partnership, terutama dalan penanganan masalah hukum dan keamanan. Termasuk isu terorisme dan radikalisme di kawasan.

"Pertemuan ini berlangsung dengan sangat konstruktif dan menghasilkan langkah-langkah konkret yang akan ditindaklanjuti kedua negara dalam bidang countering terrorism, keamanan maritim, cyber security dan defence cooperation. Serta kemungkinan adanya kerja sama pertukaran ulama, cendikiawan dan pelajar muslim di antara kedua negara," papar Wiranto

Pertemuan tersebut akan menjadi agenda tetap kerja sama Indonesia-India, di mana pertemuan selanjutnya akan digelar di Indonesia. Hadir dalam pertemuan delegasi dari Indonesia yang terdiri wakil-wakil kementerian/lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Polhukam. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya