Berita

Rizal Ramli/Net

Bisnis

RR: Pantes Ekonomi Mandeg Di 5 Persen...

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 21:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kinerja tim ekonomi pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla lagi-lagi disorot.

Data terbaru yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa pertumbuhan kredit tahun 2017 hanya 8 persen, menambah panjang daftar kinerja memble tim yang digawangi Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menkeu Sri Mulyani dalam menggenjot ekonomi nasional.

"Lho pertumbuhan kredit 2017 hanya 8 persen. Lengkap sudah pengetatan, fiskal, pajak dan kredit. Pantes ekonomi hanya mandeg di 5 persen," kata ekonom senior Dr Rizal Ramli kepada redaksi, Senin (8/1).


"Ini kerja kerja, tapi tidak cerdas. Pantes Presiden JKW bilang, badan ekonomi sehat kok ndak bisa lari?" sambung RR yang pernah menjabat Menko Perekonomian di era pemerintahan Gus Dur dan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa.

RR berpendapat agar ekonomi tumbuh tinggi, pertumbuhan kredit harus di atas 15 persen. Menurutnya sumber masalah dari kondisi saat ini sederhana.

"Otoritas moneter dan fiskal super konservatif, tidak kreatif, hanya modal pakem Bank Dunia, yaitu pengetatan (austerity)," demikian Rizal.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya