Berita

Hukum

Pelapor Ade Armando: Umat Islam Masih Percaya Polisi

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 18:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Salman Al Farisi yang melaporkan Ade Armando terkait postingan di Facebook diduga menistakan hadist nabi sangat berharap kepada Polri.

"Makanya artinya begini, umat Islam masih percayalah Polri dalam menegakan hukum," kata Salman Al Farisi usai melaporkan Ade di Bareskrim, Gambir, Jakarta, Senin (8/1).

Pernyataan Salman lantaran khawatir laporannya tidak diproses. Pasalnya sudah beberapa kali Ade dilaporkan terkait dugaan penistaan agama namun penanganan kasusnya mandek.


Oleh sebab itu, jika proses hukumnya tidak sesuai yang diharapkan, Polri kata Salman justru membuka ruang bagi masyarakat untuk melakukan tindakan sendiri.

"Jadi jangan salahkan masyarakat kalau seperti itu yang terjadi nantinya," kata Salman.

Menurut Salman, pernyataan Ade yang diposting di laman facebooknya sangat berbahaya lantaran memberi kesan hadist tidak akurat dan bukan sumber yang dapat dipercaya. Sedangkan kata dia, Al Quran dan Hadist menurut kepercayaan umat Islam merupakan sumber yang terpercaya dan tidak bisa ditolak.

"Nabi meminta agar berpegang teguh pada keduanya Alquran dan Assunnah. Nabi Muhammad SAW mengatakan kalau berpegang teguh kepada Al Quran dan Assunnah tidak akan tersesat selama lamanya," terang Salman.

Dengan Laporan bernomor LP/16/2018/Bareskrim tertanggal 8 Januari 2018 itu, Ade diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras dan antar golongan yang tertuang pada pasal 28 ayat 2 UU ITE Jo Pasal 56 ayat 1 KUHP.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya