Berita

P2I/RMOL

Nusantara

200 Pengasuh Pondok Pesantren Seluruh Indonesia Akan Berkumpul Di Jakarta

MINGGU, 07 JANUARI 2018 | 03:48 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 200 pengasuh Pondok Pesantren dari seluruh Indonesia akan berkumpul di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, Minggu (7/1).

"200 pengasuh pondok pesantren itu berkumpul di Jakarta  untuk ikrarkan siap jaga NKRI dan pancasila," ujar panitian acara, Marshal melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (6/1).

Menurut Marshal, Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I) merupakan organisasi massa nirlaba yang mewadahi para praktisi dunia pendidikan pesantren dari berbagai penjuru tanah air. Organisasi tersebut bersifat nonpartisan dan berasaskan Islam berdasarkan Pancasila dan UUD RI 45.


Adapun tujuan P2I adalah membangun kapasitas dan Kualitas pendidikan pesantren agar memiliki daya saing kuat dan setara dengan satuan pendidikan lainnya di tingkat nasional regional dan internasional serta berperan sebagai penyedia Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, terampil, berakhlak mulia dan berkhidmat untuk kesejahteraan bangsa.

"Pengasuh Pesantren (P2I) adalah organisasi yang didirikan oleh para praktisi pesantren yang terlibat langsung sebagai pengasuh pondok pesantren," tambah Marshal.

Dalam perkumpulan beberapa pimpinan/pengasuh pesantren pada 24 Oktober 2015 di PP Nurul Bayan Lombok Utara, mulai bergulir perlunya perhimpunan yang menyatukan para pengasuh pondok pesantren.

Ide pembentukan perhimpunan ini muncul dalam diskusi beberapa pimpinan pesantren di Indonesia. Sebagai tindak lanjut ide tersebut pada pertemuan beberapa pengasuh pesantren tanggal 28 November 2015 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta dan ditindaklanjuti dengan rapat pada tanggal 4 Maret 2016 di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash, didirikanlah P2I.

Acara tersebut akan dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin, Pimpinan Pesantren Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dan sejumlah cendekiawan muslim seperti Komaruddin Hidayat dan Yudi Latif. [san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya