Berita

Ekonom senior DR Rizal Ramli bertemu kiai dan santri di Tegal baru-baru ini/Dok

Politik

RR Pantas Ikut Pilpres 2019

MINGGU, 07 JANUARI 2018 | 00:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kelebihan dan kehebatan Rizal Ramli (RR) adalah ekonom yang serba bisa mengatasi persoalan ekonomi dengan berbagai terobosan. Karenanya tepat jika dia ikut kontestasi Pilpres 2019.

"Daripada Sri Mulyani memang lebih baik Rizal Ramli," ujar Direktur Eksekutif Centre for Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/1).

Hal tersebut disampaikan Uchok menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono yang mengatakan bahwa RR cocok mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.


Hendropriyono mengatakan sosok tepat yang akan menjadi cawapres Jokowi harus memenuhi beberapa kriteria antara lain nasionalis, didukung kalangan agama, dan berlatar belakang ekonomi dan bisnis sehingga bisa memacu perekonomian bangsa menjadi lebih baik.

Ditanya tentang sosok yang dimaksud, Hendropriyono mengatakan ekonom RR memenuhi kriteria tersebut.

"Ini RR (Rizal Ramli) yang cocok dengan kriteria yang saya sebut," kata Hendropriyono di Gedung Jogja Expo Centre (JEC) Bantul, DI Yogyakarta.

Uchok mengamini pernyataan Hendropriyono tersebut. Bahkan menurutnya, RR pantas diusung sebagai capres.

Uchok yakin dengan cara berpikir out of the box, RR bisa membawa ekonomi Indonesia meroket tinggi. Bukan seperti saat ini yang hanya sekedar janji namun nyatanya pertumbuhan ekonomi meleset dari target yang ditetapkan tim ekonomi pemerintah sendiri.

"Jadi menurut saya, pernyataan ketum PKPI bahwa Rizal Ramli adalah salah satu figur yang memenuhi kriteria tersebut adalah suatu kebenaran yang tidak dapat dibantah," demikian Uchok.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya