Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Dewan Geram, Polisi Harus Usut Tuntas Video Mesum Anak Dengan Perempuan Dewasa

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 03:16 WIB | LAPORAN:

Beredarnya video porno seorang wanita dewasa dengan dua anak kecil membuat wakil rakyat di Senayan geram.
 
Dewan meminta agar Polisi mengusut tuntas dan memberi sanksi tegas kepada sutradara atau otak pembuat video tersebut agar kapok dan tidak diikuti oleh pihak lain.

"Penegak hukum harus mememberi hukuman yang menimbulkan efek jera. Dengan begitu, seluruh masyarakat menyadari bahwa perilaku itu sangat berbahaya," kata Anggota Komisi X DPR Reni Marlinawati saat dihubungi, Jumat (5/1).


Menurut politisi PPP itu, otak pembuat video tersebut dapat dijerat dengan pasal berlapis. Mulai UU terkait pelecehan seksual, UU Perlindungan Anak, sampai UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Reni menilai video tersebut merupakan perilaku bejat orang dewasa yang tidak cuma merusak, tapi menghancurkan masa depan anak.

"Aparat penegak hukum tak perlu ragu menerapkan hukuman berlapis. Itu merupakan kejahatan berat," tegasnya.

Sejurus dengan Reni, Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanul Haq menyebut, beredarnya video tersebut menunjukkan eksploitasi terhadap anak-anak di bawah umur masih marak.

Dia pun meminta Polisi segera menangkap pembuat dan penyebar video tersebut.

"Dua orang dewasa itu, yang merekam dan perempuan yang menjadi modelnya harus dihukum. Mereka jelas melakukan eksploitasi anak-anak di bawah umur," ujar politisi PKB itu.

Polisi sudah bergerak untuk menelusuri otak pembuatan video tersebut. Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menjelaskan hasil penyelidikan Tim Cyber Polda Jawa Barat, diketahui video tersebut dibuat di Bandung dan diperkirakan dibuat November 2017.

Kata Agung, lokasi pembuatan juga sudah diketahui, yaitu di sebuah hotel. Agung tak menyebutkan nama hotelnya. Namun, ia menyebutkan telah memeriksa petugas hotel tersebut untuk mengecek kebenarannya.

Pihaknya juga menelusuri data tamu yang menginap di hotel. Agung meminta publik bersabar. 

Video senonoh tersebut tersebar di medsos sejak beberapa hari lalu. Terdapat dua video yang memperlihatkan adegan ranjang dua bocah laki-laki dengan perempuan dewasa di sebuah kamar hotel. Total dua video tersebut berdurasi 1 jam 11 menit 05 detik. [nes] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya