Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Polda Bentuk Satgas Amankan Pilkada Wilayah Sumsel

Sebar 8 Ribu Personel
JUMAT, 05 JANUARI 2018 | 21:12 WIB | LAPORAN:

Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Musi Tahun 2018 dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018.

Apel ini sekaligus menyatakan kesiapan TNI, Polri dan aparat pemerintah terkait dalam mengawal pengamanan tahapan pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Jumat (5/1).


Hadir dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrum Umar, Asisten I Setda Sumsel, Ahmad Najib, serta perwakilan FKPD Provinsi Sumsel lainnya.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, pihaknya telah membentuk 6 satgas pengamanan seluruh tahapan Pilkada serentak 2018 di wilayah Sumsel.

Selain pengamanan tahapan pilkada, kata dia, pengamanan yang dilakukan meliputi beberapa hal. Mulai dari pengamanan pasangan calon, penyelenggara pilkada termasuk perkantorannya, kemudian logistik, dan masyarakat yang melaksanakan pemilihan, sehingga tidak terjadi permasalahan di masyarakat

"Jadi kami sudah siap, ada enam satgas yang kita bentuk, melalui apel ini menyatakan kesiapan kita bersama TNI dan aparat pemerintah terkait, dan ada anggarannya dari pemerintah daerah," jelas Zulkarnain.

Lanjut Kapolda, dalam pengamanan seluruh tahapan pilkada serentak di Sumsel akan melibatkan kurang lebih 8.000 personel. Selain itu akan disiapkan tim pengawalan kepada masing-masing pasangan calon.

"Jumlah personel yang akan diturunkan sesuai dengan tahapan pelaksanaan pilkada, pengamanan pilkada di dukung anggaran dari pemerintah Provinsi sebesar Rp55 Miliar dan Kabupaten/Kota sebesar 19 Miliar sesuai amanat undang-undang. Kita juga bentuk satgas money politik dan satgas siber optik untuk mengawal pilkada ini," tegasnya seperti diberitakan RMOLSumsel.com. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya