Berita

Nusantara

Jika Pilgub Sumut Digelar Hari Ini, Tengku Erry Menang 23,89%

KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 22:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Lembaga Survey dan Polling Indonesia (SPIN) merilis survei kandidat calon gubernur Sumatera Barat (Sumbar) 2018. Hasilnya, petahana Tengku Erry Nuradi dipilih lebih layak memimpin Sumut dibandingkan Djarot Saiful Hidayat.

"Tengku Erry figur paling layak memimpin Sumut dengan dukungan sebesar 37,54%, disusul Edy Rahmayadi (32,45%), Gus Irawan Pasaribu (10,21%). Sedangkan Djarot hanya memperoleh dukungan 9,10%," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara, Kamis (4/1).

Survei melibatkan 1.262 responden dengan menggunakan teknik multistage random sampling. Ketika responden ditanya siapakah calon gubernur yang paling disukai, kata Igor, Tengku Erry Nuradi juga unggul. Ia memperoleh dukungan 44,70%, Edy Rahmayadi di peringkat kedua, dan Gus Irawan Pasaribu di posisi ketiga diikuti Dedy Rahmawati (19,34%) dan Gus Irawan Pasaribu (9,23%).


Jika Pilgub Sumut dilaksanakan hari ini (Kamis, 4/1), beber Igor, Tengku Erry keluar menjadi pemenang. Sebanyak 23,89% responden memilihnya. Di posisi kedua Edy Rahmayadi dengan dipilih 20,45% responden, disusul Ngogesa Sitepu dengan 8,26%, Djarot Saiful 6,21%,dan Gus Irawan Pasaribu 4,21%.

"Yang belum memutuskan atau undecided voters sebesar 25,68%," jelasnya.

Berdasarkan survei ini diketahui, Tengku Erry Nuradi dan Edy Rahmayadi sebagai kandidat yang akan bersaing ketat dalam Pilkada Sumut 2018. Hanya saja, Tengku Erry unggul di pemilih perempuan, yakni sebesar 23,3%, sedangkan Edy Rahmayadi unggul di pemilih laki-laki dengan dukungan 24,2%.

"Persaingan keduanya terlihat dalam berbagai simulasi yang dilakukan, mulai dari 10 kandidat hingga empat kandidat. Intinya, jika Pilkada Sumut diikuti empat calon gubernur, maka Tengku Erry pemenangnya. Namun jika ada lima calon atau lebih, maka kompetisi akan berlangsung ketat antara Edy Rahmayadi dan Tengku Erry Nuradi sebagai petahana," jelasnya.

Dalam survei ini juga tergambar calon wakil gubernur Sumut pilihan. Dari sejumlah nama yang masuk bursa, Gus Irawan Pasaribu berada di posisi terkuat.

"Gus Irawan Pasaribu mendapat dukungan sebesar 25,25% disusul Ngogesa Sitepu 19,21%, JR Saragih 14,23%, dan Maruarar Sirait 8,97%. Sementara yang belum memutuskan sebesar 23,56%," demikian Tigor.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya