Berita

Ganjar Pranowo/Net

Hukum

Ganjar Pranowo Pilih Tugas Kedinasan Ketimbang Pemeriksaan KPK

RABU, 03 JANUARI 2018 | 20:28 WIB | LAPORAN:

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tidak hadir alias absen panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (3/1). Ganjar lebih memilih menghadiri tugas kedinasan ketimbang pemeriksaan.

Sedianya Ganjar Pranowo akan diperiksa sebagai saksi dalam perkara skandal korupsi pengadaan e-KTP untuk tersangka Markus Nari.

"Yang bersangkutan mengirimkan surat bahwa yang bersangkutan sedang ada tugas kedinasan yang tidak bisa diwakilkan. Akan dilakukan penjadwalan ulang pemeriksaan," jelas Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat ditemui di Kantor KPK Jakarta, beberapa saat tadi.


Soal kapan pemeriksaan tersebut dilakukan, Febri masih belum menjelaskan lebih lanjut.

Nama Ganjar tidak asing lagi dalam kasus pengadaan KTP berbasis elektronik tersebut, dirinya pernah disebutkan oleh Nazarudin pada saat persidangan.

Nazar yang saat itu bersaksi untuk Andi Agustinus mengatakan bahwa Ganjar menerima uang sebesar 500.000 dolar AS.

Nama Ganjar acap kali terpampang dalam banner atau spanduk yang digunakan oleh pendemo yang mengkritik KPK untuk menuntaskan kasus E-KTP. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya