Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Berpeluang Ramaikan Pilpres 2019

RABU, 03 JANUARI 2018 | 18:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tokoh nasional yang juga ekonom senior DR Rizal Ramli berpeluang meramaikan Pilpres 2019. Rizal bisa menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

Demikian disampaikan pendiri Lembaga Survei Kedai KOPI Hendri Satrio dalam diskusi 'Ngopi Bareng' bertajuk "Dari Seberang Istana; 2019; Selain Jokowi dan Prabowo, Siapa Berani?" di Jakarta, Rabu (3/1).

Rizal adalah satu dari enam nama yang menurut Hendri berpeluang meramaikan persaingan 2019 selain nama Jokowi dan Prabowo Subianto. Adapun nama lainnya adalah mantan Ketua KPK Abraham Samad, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur NTb Muhammad Zainul Majdi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Gubernur DKI Anies Baswedan.


"Kami prediksi mereka memiliki peluang untuk meramaikan persaingan 2019. Nama-nama ini sering muncul saat diskusi kelompok terfokus dan survei," kata Hendri.

Dia menambahkan pada 2019 fokusnya memang masih pada Jokowi dan Prabowo, tapi besar kemungkinan Prabowo akan mengambil peran berbeda.

"Posisi Jokowi saat ini memang masih terlalu kuat bagi penantangnya, makanya saya menggunakan istilah meramaikan 2019. Prabowo kemungkinan akan memainkan berbeda, mungkin sebagai king maker ya, beliau kan tercatat lebih sukses jadi king maker, Jokowi adalah buktinya," jelas dia.

Rizal Ramli yang dikenal Sang Rajawali Ngepret dianggap kandidat mumpuni untuk urusan ekonomi.  

Adapun Abraham Samad sempat ramai diperbincangkan sebagai kandidat kuat pendamping Jokowi sebelum memutuskan bersanding dengan JK. Namanya kembali diperbincangkan sebagai calon pengganti JK bila Jokowi mencari pendamping dengan kriteria ahli hukum dan pejuang anti korupsi.

Nama Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dianggap berpeluang maju ke level nasional sebagai representasi Islam. Hanya saja belum tentu Partai Demokrat mendorong TGB lantaran saat ini Demokrat sibuk mendorong Agus Harimurti Yudhoyono. Sementara Tito Karnavian yang dekat dengan Jokowi pun masuk radar.

Berbeda dengan tiga nama tadi, nama Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan dianggap sebagai calon penantang kuat Jokowi di 2019. Nama-nama lain yang beredar pun tetap berpeluang menjadi pendamping Jokowi atau memang siap menjadi penantang Jokowi.

Selanjutnya Hendri Satrio mengatakan keenam nama tersebut bisa saja menjadi calon presiden atau calon wakil presiden. Namun posisi cawapres Jokowi lebih ramai diperebutkan dibandingkan capres penantang atau cawapres penantang karena tingginya elektabilitas Jokowi.

"Hanya saja keputusan siapa pendamping Jokowi ya ada pada Jokowi. Kondisi ini memang berbeda dengan 2014 saat Jokowi harus mengikuti saran partai pengusungnya untuk urusan cawapres. Saat ini dengan elektabilitas menjulang Jokowi bisa memilih wakilnya sendiri," demikian Hendri Satrio.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya