Berita

Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf/Net

Politik

Pemberontakan Para Nyai Di Madura

RABU, 03 JANUARI 2018 | 08:04 WIB | OLEH: DJOKO EDHI ABDURRAHMAN

HIDUP itu berkubu. Tak berkubu pasti bukan homo sapiens. Tiap homo ludens itu ya berkubu. Bahkan homo seksual. Parpol itu homo sapiens. Yang ingin dicegah adalah homo homini lupus.

Waktu Pilgub Jatim lalu, orang Madura terbagi dua homo ludens. Homo pertama, para kyai. Lanang. Lakek. Lelaki. Homo kedua, para nyai. Babinik, perempuan, para isteri kyai. Yang lakek ikut kyai, yang binik ikut nyai. Habis, semua orang Madura adalah kyai.

Kata para nyai, "Ajunan manut panjenengan", karena panjenengan adalah ulama. Begitu  jadi orang politik, "ajunan dalem tak lagi manut" (Saya tunduk ke antum (suami), karena Antum adalah ulama. Begitu Antum jadi politik, saya tak lagi tunduk ke Antum).


Isu para nyai itu, melanda nyaris seluruh pesantren besar Madura. Saya ada di sana, dan bertemu Khofifah di rumah singgah Pamekasan. Khofifah ngetop di kalangan para nyai. Gus Ipul ngetop di kalangan para kyai. Keduanya adalah homo politicon. Sunnatullahnya demokrasi ini Pak Bro.

Di sini, di kalangan para kyai, yang jadi tawaddu adalah frasa ulama, yang diagungkan, your highness. Because "ulama warisatul anbiyaa" (Ulama adalah pewaris nabi). Maka terpisahlah antara padi dan beras. Antara kyai dan ulama.

Para nyai mengacu dan merujuk legacy Islam itu. Begitu sang kyai berpolitik, ia telah menanggalkan ulamanya. Tersisa kyainya saja. Maka, berhentilah kewaijiban taklidiyah itu.

Saya sempat usulkan ke tim sukses Khofifah agar meneliti dan menuliskan pemberontakan kaum nyai itu. Itulah sesungguhmya bentuk nyata revolusi sunyi yang dikemukakan Patricia Aburdene tahun 1990an dan Du Bois tahun 1960an, dan Jamaludin El Afghani dalam “Tahrir El Mar’ah” 400 tahun lalu. "Silent Revolution".

Jika kubu kyai tak curang, tak bakal Gus Ipul menang di Bangkalan yang ketika itu diperani Ra Fuad Amien.

Di Sumenep dan Pamekasan, kubu nyai menang. Mereka asli memberontak dari para kyai yang notabene adalah para suami.

Di Sampang, Khofifah mendapat dukungan kuat KH Fannan Hasyib, Wakil Bupati Sampang waktu itu, terakhir jadi Bupati Sampang.

Fannan menguasai 2/3 kecamatan se Sampang. Dan, yang bekerja para nyai. Saya lupa angka-angkanya. Besok saya minta anak-anak bongkar file-nya di LBH Desa Pamekasan.

Menjadi menarik ketika Yenny Wahid turun gunung. Gus Ipul segera megap-megap dikerubuti dua nyai. Jaringan Ra Fuad Amien adalah suara Gus Dur.

Identitas ini, juga di jaringan tapal kuda yang jumlahnya jika tak salah 24 Dati II Jatim. Gus Dur telah bangkit dari kubur bersama pemberontakan para nyai. Subhanallah! [***]

Penulis adalah mantan aAnggota Komisi III DPR 2004-2009, Wakil Sekretaris Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya