Berita

Abdul Somad/Net

Politik

Ustadz Somad Dipulangkan Hong Kong, Zulhas: Pemerintah Harus Minta Penjelasan

SENIN, 25 DESEMBER 2017 | 20:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyesalkan perlakuan tidak menyenangkan otoritas pemerintah Hong Kong kepada Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Somad dihadang dan dideportasi oleh petugas otoritas Hong Kong begitu tiba di Bandara Internasional Hong Kong, Sabtu (23/12). Ustadz kondang asal Riau itu datang ke Hong Kong memenuhi undangan WNI untuk menyampaikan ceramah.

"Menyesalkan kejadian yang dialami Ustadz Abdul Somad di Hong Kong. Yang paling mendasar dari kejadian ini adalah negara seharusnya hadir membela rakyat," kata Zulkifli melalui akun twitternya miliknya, @ZUL_Hasan, beberapa jam lalu.


Zulhas, demikian ia disapa, menganggap perlu bagi pemerintah untuk meminta klarifikasi terkait pemulangan Ustadz Somad.

"Kenapa Ustadz Somad dipulangkan? Karena stigma teroris pada muslim Indonesia, atau karena apa? Penjelasan ini penting agar kejadian yang sama tidak terulang pada warga negara Indonesia yang lain," kicau Zulhas lagi.

Ketua Umum PAN ini mengingatkan bahwa mencegah kedatangan seseorang adalah hak imigrasi Hong Kong yang harus dihormati. Tapi Indonesia punya perwakilan seperti KJRI yang bisa meminta penjelasan Tiongkok.

"Hubungan diplomasi Indonesia dan Tiongkok dijalankan dengan prinsip setara: berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. Itulah mengapa pemerintah Indonesia perlu meminta penjelasan," masih kata Zulhas.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya