Berita

Ali Mahsun/Net

Nusantara

APKLI Luncurkan Percepatan 5 Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia

SABTU, 23 DESEMBER 2017 | 18:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), dr Ali Mahsun, Biomed meluncurkan percepatan Revolusi Kaki Lima Indonesia pada acara Rakernas APKLI dan Workshop Lima Pilar Revolusi Kaki Lima Indonesia di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (22/12/2017).

Lima Pilar Revolusi Kaki Lima adalah, Lahan Usaha dan Perumahan Kaki Lima, Keuangan, Finance, Engineering dan Bank Kaki Lima, Distribusi dan Pergudangan/Warehouse Kaki Lima, Teknologi Informasi, dan Komunikasi Kaki Lima, dan Pendampingan Percepatan Perang Gerilya Kaki Lima.

Pada Rakernas yang dibuka begawan ekonomi DR Rizal Ramli dan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko  tersebut,  dalam orasi kebangsaannya, Ali Mahsun mengemukakan, APKLI menyatakan sikap untuk menggerakkan ekonomi rakyat dan mempertahankan kedaulatan ekonomi bangsa, dengan memberdayakan PKL di seluruh Indonesia.


Lebih lanjut, pada Rakernas yang mengusung tema "Satukan Kekuatan Nusantara Bersama PKL, Selamatkan Merah Putih dan NKRI" itu, Ali telah bertekad menjadi motor penggerak ekonomi rakyat, dengan melakukan percepatan revolusi kaki lima Indonesia.

"Kami bertekad membentengi kedaulatan ekonomi bangsa melalui perputaran ekonomi PKL. Republik ini milik rakyat. PKL ini dari rakyat untuk rakyat. APKLI ingin, kekuatan ekonomi Indonesia tidak dijajah bangsa lain. Caranya, dengan melakukan percepatan revolusi kaki lima Indonesia," katanya.

Menurut pria yang berjuluk Pemimpin Besar Revolusi Kaki Lima Indonesia ini, sumber daya untuk melakukan percepatan revolusi, sudah memadai. Ada lima pilar revolusi yang akan dilakukan, untuk memberdayakan PKL di seluruh Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi bangsa.

Di antaranya revolusi lahan dan perumahan, di mana PKL dan pelaku ekonomi rakyat diproyeksikan memiliki lahan usaha milik sendiri. Lalu revolusi di bidang keuangan, revolusi pergudangan, revolusi dukungan teknologi informasi, serta revolusi dengan melakukan pendampingan terhadap PKL agar bisa lebih berkembang.

"APKLI akan mengelola perputaran ekonomi PKL. Jika dihitung, perputaran ekonomi PKL itu mencapai Rp 9.750 triliun per tahun. Itu kekuatan ekonomi rakyat. Untuk pengembangan usaha, disiapkan kredit tanpa agunan," tandasnya.

Pada Rakernas yang dihadiri ribuan peserta perwakilan DPP, DPW, dan DPD APKLI dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Juga dihadiri perwakilan PKL, Ali menegaskan, jika agenda Revolusi Kaki Lima gagal diwujudkan, maka Indonesia akan bubar tinggal nama dalam sejarah peradaban manusia sebelum tahun 2020.

"Oleh karena itu,  siapa saja, baik para pecundang republik maupun asing beserta antek-anteknya yang mengganggu agenda besar Revolusi Kaki Lima Indonesia, maka APKLI bersama 25 juta PKL akan melawan hingga titik darah penghabisan, apapun resiko dan yang akan terjadi," ujar Ali.

Pada kesempatan Rakernas ini, APKLI memberikan beasiwa kepada sejumlah anak PKL yang berprestasi dan bantuan modal kepada PKL. Pemberian beasiswa dan bantuan ke PKl diserahkan DR Rizal Ramli, Wagub Jateng Heru Sudjatmoko, Sekjen APKLI Agus Yusuf. [ian]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya