Berita

Joko Widodo/Net

Politik

PILPRES 2019

Politikus Senior PDIP: Jokowi Harus Cermat Pilih Cawapres

SABTU, 23 DESEMBER 2017 | 10:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Joko Widodo harus selektif dalam memilih pasangan jika maju dalam pemilihan presiden 2019. Calon wakil presiden yang dipilih harus paham sekaligus mampu mengatasi permasalahan ekonomi Indonesia.

"Presiden Jokowi harus hati-hati dalam memilih calon wakil presidennya. Begitu banyak yang berminat tapi apakah mereka paham tentang tantangan ekonomi kita yang semakin berat?" ujar politikus senior PDIP Beathor Suryadi melalui pesan elektronik kepada redaksi, Sabtu (23/12).

Tidak mudah, sebut mantan anggota DPR RI, mengelola negara di tengah ancaman melebarnya defisit APBN. Saat ini hutang yang ditanggung sudah mendekati angka 4000 triliun sementara undang-undang memberi batas tolerasi defisit APBN maksimal sebesar 3% dari PDB.


"Calon wapres yang akan dipilih Jokowi sebagai paslonnya mesti memiliki lompatan gagasan atas beban LOI, Bank Dunia dan IMF terhadap Indonesia," kata Beathor.

Satu nama yang pas, kata dia, adalah Rizal Ramli. Rizal memiliki kemampuan mengatasi masalah ini. Selama ini, masih menurut Beathor, Rizal melakukan perlawanan terhadap beban pajak dan pengetatan anggaran, dua hal yang menjadi garis kebijakan IMF dan World Bank. Pajak yang dipungut tidak digunakan untuk membangun tapi untuk kelancaran membayar bunga dan cicilan kepada World Bank dan IMF.

"Agar dilirik Presiden Jokowi, dalam waktu dekat ini Rizal Ramli harus keluarkan gagasan-gagasan terkait masalah ini. Apa berani kita menunda atau mengemplang beban tersebut agar anggaran dan waktu yang ada bisa dimaksimalkan untuk pemerataan kesejahteraan warga," demikian Beathor.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya