Berita

Anti LGBT/net

Politik

Liberal World Agenda

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 12:36 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

"GAY-related immune deficiency" (GRID) merupakan istilah awal AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom).

Istilah GRID pertama kali di-mention New York Times tahun 1982. Dalam artikel itu, terma AID (Acquired Immunodeficiency Disease) juga disebut.

In the early days of AIDS (1982–1985), istilah "gay cancer" dan "gay plague" juga marak digunakan sebagai sebutan bagi AIDS.


Perubahan nomenclature dari GRID, gay cancer dan gay plague ke AIDS disebabkan kesadaran bahwa istilah-istilah awal itu ngga mencakup seluruh demografik dari penyakit yang baru ditemukan.

Sekalipun sampai tahun 1995, istilah GRID dan gay-related immune deficiency masih umum digunakan.

Tendensi tidak ingin menyalahkan kaum gay mempengaruhi pilihan atas terminologi AIDS.

Penggunaan kata "gay" bisa mendorong further social punishment terhadap komunitas homosexual (MSM dan lesbian).

Penulis Susan Sontag menyadari hal itu dalam bukunya "Illness as Metaphor". Dia bilang, "Nothing is more punitive than to give a disease a meaning"

Perzinaan is another case. Kaum Liberal Global punya agenda world dominion. Gandeng leftist, LGBT, Satanic cults dan atheis. Hancurkan moral klasik. Ciptakan liberal lifestyle: freesex dan libido worship. Slogannya, "Kalo enggak zina, ngga keren loe..!!"

Di Amerika, kelakuan orang-orang liberal menjijikan. Ngomong soal perbedaan pendapat tapi ngga mau terima hasil election. Ngoceh sana-sini soal anti violence tapi bentangkan plakad: Rape Melania.

Aksi mereka lebih bringas dari Hitler Nazi. Munafik. Double standard. Anti Agama. Liberalism is Godless Religion.

Kalo digebuk, Liberal punya jurus ampuh: Berlindung dibalik Human's Rights. [***]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya