Berita

Foto/Net

Politik

Jokowi Dan Perindo Terbanyak Diberitakan Media Cetak

SELASA, 19 DESEMBER 2017 | 22:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Hasil riset yang dilakukan oleh Monitor Indonesia mencatat Presiden Joko Widodo menjadi top person atau figur yang paling banyak diberitakan dan disebut dalam pemberitaan oleh media sepanjang tahun 2017. Tokoh lain yang banyak muncul dalam pemberitaan adalah mantan Ketua DPR Setya Novanto.

"Dari 10 tokoh yang menjadi objek pemberitaan, nama Joko Widodo (37%), Setya Novanto (26%)," kata Direktur Riset Monitor Indonesia, Ali Rifan, Selasa (19/12).

Riset dilakukan dengan metode purposive sampling pada 6 media cetak dengan periode pengambilan data mulai dari 10 Agustus-25 November 2017. Media cetak yang dijadikan bahan riset adalah Kompas, Koran Tempo, Jawa Pos, Republika, Media Indonesia dan Koran Sindo.


Di bawah Jokowi dan Novanto, tokoh yang banyak diberitakan terkait dengan tema parpol, pemerintahan, parlemen, dan pencapresan adalah Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Dikatakan Ali, pemberitaan yang menjadikan keduanya sebagai objek berita masing-masing 9% dan 8%.

"Disusul nama Tjahjo Kumolo (4%), Khofifah Indar Parawansa (3%), Anies Baswedan (3%), Jusuf Kalla (3%), Sri Mulyani (2%) dan Tito Karnavian (2%)," kata Ali.

Temuan riset media monitoring lainnya oleh Monitor Indonesia menunjukkan, kegiatan partai mendominasi pemberitaan partai politik selama Agustus-November 2017. Yang menarik, Partai Perindo merupakan partai yang mendominasi pemberitaan terkait dengan kegiatan partai seperti kegiatan bakti sosial, bagi-bagi paket sembako, bagi-bagi gerobak untuk UMKM serta kegiatan internal lainnya.

Dua sub tema lainnya dengan prosentase pemberitaan yang cukup besar adalah terkait dengan kinerja partai dan konflik internal partai. Kinerja partai banyak menyorot soal elektabilitas Golkar yang menurun dan kinerja Perindo sebagai poros partai baru.

Secara kuantitas, katanya, Perindo dan Golkar menjadi partai politik yang paling banyak diberitakan media, masing-masing 36% dan 32%. Partai Perindo dengan kinerja dan kegiatan partai sebagai subtema yang mendominasi pemberitaannya. Sedangkan Golkar dengan subtema kasus hukum yang menyeret nama kader dan ketua umum, persiapan pilkada, dan dinamika koalisi.

"Adapun terkait tone (nada) pemberitaan, Partai Perindo, Golkar dan NasDem merupakan partai yang paling banyak diberitakan secara positif. Konten pemberitaan negatif berada di Partai Golkar dan PPP, pemberitaan netral di Partai Golkar dan PDIP," masih Ali.

Adapun PSI, PAN dan PKB tercatat sebagai parpol yang menempati posisi buncit muncul dalam pemberitaan.

Frekuensi fokus tema kinerja pemerintah dan kebijakan pemerintah merupakan tema yang paling banyak diberitakan. Masing-masing sebanyak 29% dan 23%.

"Sedangkan terkait nada (tone) pemberitaannya, nada positif paling mendominasi dengan 50%, disusul netral 37% dan nada negatif 13%," demikian Ali.[dem]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya