Berita

M Taufik-Adi Kurnia Setiadi/Net

Nusantara

Pileg 2019, Gerindra DKI Target 30 Kursi

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 21:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Partai Gerindra DKI Jakarta optimis menatap Pileg 2019. Dari 10 dapil di ibukota, Gerindra mematok target 30 kursi DPRD>

"Kita menargetkan per dapil itu 3 kursi DPRD sehingga dari 10 dapil kita harapkan sekurangnya memperoleh 30 kursi di DPRD. Untuk kursi di DPR ditargetkan sebanyak 7 kursi untuk seluruh DKI," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohamad Taufik usai pembukaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Partai Gerindra Jakarta Timur di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (16/12).

Taufik mengatakan dengan 30 kursi DPRD maka partai akan makin bersemangat untuk mengawal pemerintahan di Jakarta yang dinakhodai Anies Baswedan-Sandiaga Uno hingga tahun 2022 mendatang.


"Kemenangan Gerindra di Jakarta tentu juga akan memompa militansi kader untuk memenangkan Prabowo menjadi Presiden RI 2019," ujar Taufik.

Optimisme serupa disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur Adi Kurnia Setiadi. Dia meyakinkan mampu menyumbang minimal 12 kursi DPRD.

"Minimal satu dapil kita raih empat kursi. Jakarta Timur itu lumbung suara Gerindra. Buktinya lebih dari 60 suara pemilih mencoblos Anies-Sandi," cetus Adi.

Adi mengatakan kader Partai Gerindra harus bisa menjadi mediator bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga di daerahnya. Setiap kader perlu meningkatkan kapasitas dirinya untuk memberikan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Misalnya, masyarakat berkebutuhan atas pelayanan kesehatan, kader harus mampu melakukan hal itu. Gerindra akan membuat mereka mampu dan paham bagaimana sistem dan prosedur berjalan.

"Jadi, bukan sekadar mereka pakai baju Gerindra berjalan di tengah masyarakat dan bergaya, tetapi dia mampu ketika ditanyakan masyarakat mereka mampu memberikan jawaban dari kebutuhan masyarakat. Minimal mereka bisa memberikan masukan langkah awal kepada masyarakat," jelas Adi.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya