Berita

Lilin Natal/net

Politik

Pesan Natal 2017, PGI Waspada Perpecahan Umat Akibat Kepentingan Politik

Ada Upaya Mempolitisasi Natal
JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Seperti biasa tiap menjelang Hari Natal, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tahun ini juga mengeluarkan Pesan Natal Bersama.

Pesan Natal dimaksudkan untuk memberi bimbingan rohani kepada warga gereja dalam menyambut Natal dan Tahun Baru. Selain itu, untuk merefleksikan situasi kebangsaan dan kekristenan kekinian sambil memberi perspektif menghadapi tahun baru.

Tema Pesan Natal PGI-KWI Tahun 2017 ini adalah: "Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu" yang diambil dari Kitab Kolose 3:15a.


Dalam pernyataan pers PGI yang diterima redaksi hari ini, tema ini mengajak umat kristiani menemukan makna Natal yang utama, yaitu kasih dan kedamaian, dan terdorong untuk terus-menerus mengupayakan terwujudnya damai sejahtera dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

"Tema ini dipilih karena kami melihat bahwa akhir-akhir ini kita sedang menghadapi ancaman perpecahan yang bisa menghancurkan kesatuan internal kita sebagai gereja dan kesatuan bangsa kita," jelas pernyataan tertulis yang dikirim Kepala Humas PGI, Jeirry Sumampow.

PGI mengharapkan umat Kristen tetap tenang menghadapi ragam isu yang diwarnai pro dan kontra di internal maupun eksternal gereja belakangan ini. Misalnya isu gagasan perayaan Natal di Monas; keputusan Presiden AS, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel; dinamika politik jelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019; juga ancaman radikalisme dan terorisme.

"Kami mengharapkan agar umat kristiani tetap tenang, meresponsnya secara matang dan rasional, serta mengedepankan sikap hidup damai dan memelihara persatuan baik di antara umat Kristen sendiri maupun dengan umat beragama lain," harap PGI.

PGI mengingatkan potensi politisasi dan instrumentalisasi agama, termasuk di dalamnya mempolitisasi Natal untuk kepentingan politik tertentu, yang dilakukan oleh warga gereja sendiri maupun oleh pihak-pihak lain. Karena itu, umat kristiani harus tetap hati-hati, berpikir cerdas dan rasional agar tidak terjebak dalam perdebatan dan kontroversi internal yang berpotensi memecah belah umat kristiani.

PGI mengharapkan perayaan-perayaan Natal yang akan dilakukan memang lahir dari kejernihan dan ketulusan hati serta tetap mengutamakan prinsip dan nilai-nilai kristiani, yaitu kasih dan perdamaian. Disarankan pula agar perayaan Natal dilakukan secara sederhana, tertib, hikmat dan damai. Menghindari perayaan Natal yang cenderung boros dan mewah, sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan terhadap penderitaan dan kesusahan yang masih dialami oleh sebagian besar warga bangsa.

"Kedepankanlah kerendahan hati, hikmat dan akal budi dalam merespons dan menyikapi isu-isu yang muncul dalam kehidupan gereja dan bangsa. Janganlah kita mengumbar ego dan keserakahan dalam perayaan-perayaan Natal yang kita lakukan. Agar kita tidak terjerumus dalam perilaku yang membenci sesama hanya karena perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan yang ada," demikian pernyataan PGI. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya