Berita

Hukum

Hakim Lanjutkan Pembacaan Dakwaan, Setnov Terus Menunduk Diam

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 17:33 WIB | LAPORAN:

Majelis Hakim dalam persidangan perdana kasus korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Setya Novanto, memutuskan melanjutkan pembacaan dakwaan.

Keputusan diambil setelah majelis hakim bermusyawarah selama kurang lebih satu jam.

Hakim menyatakan, berdasar keterangan empat dokter yang memeriksa Novanto didapat kesimpulan bahwa Ketua Umum Partai Golkar non aktif itu dalam keadaan sehat.


"Jadi saudara terdakwa, majelis sudah bermusyawarah dan memperhatikan surat dakwaan yang dibacakan penuntut umum. Kuasa hukum saudara juga telah menyerahkan pada majelis. Setelah bermusyawarah, pembacaan dakwaan bisa dilanjutkan," kata Ketua Hakim, Yanto, di ruang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (13/12).

Waktu hakim berbicara, Novanto atau biasa dipanggil Setnov yang duduk di kursi pesakitan hanya menunduk diam menutup wajahnya.

Hakim Yanto kemudian memerintahkan jaksa penuntut umum untuk membacakan surat dakwaan.

Hakim Yanto juga meminta agar Novanto tetap memperhatikan dakwaan yang dibacakan jaksa.

"Saya peringatkan kepada saudara sebelum JPU bacakan dakwaan agar saudara memperhatikan segala sesuatu yang terjadi di persidangan," imbuh Hakim Yanto. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya