Berita

Foto/RMOL

Hukum

Bupati Batubaru Membisu Saat Ditanya Soal Pemeriksaan Singkat KPK

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 12:54 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain hari ini, Rabu (13/12)

Jurubicara KPK Febri Diansyah menjelaskan pemeriksaan Arya untuk melengkapkan pemeriksaan dalam kasus suap pekerjaan pembangunan insfratruktur di Kabupaten Batubara tahun anggaran 2017.

"Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangkam," kata Febri di kantornya jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (13/12).


Arya datang ke gedung KPK, pada pukul 09.32 WIB, namun belum sampai dua jam, Ketua Partai Golkar di DPD Batubara sudah merampungkan pemeriksaan. Arya keluar pukul 10.47 WIB.

Arya juga memalingkan muka hingga menuju ke mobil tahanan saat ditanya kembali oleh awak media terkait pemeriksaannya.

Arya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah diciduk dalam operasi tangkap tangan KPK di Kabupaten Batubata, Sumatera Utara ,Rabu (13/9).

Dalam OTT itu, KPK mengamankan uang tunai senilai Rp 346 juta. Uang tersebut diduga bagian dari fee proyek senilai total Rp 4,4 miliar yang diduga diterima oleh Bupati Batubara melalui para perantara terkait beberapa pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Batubara Tahun Anggaran 2017.

Setelah menjalani pemeriksaan, dari total fee Rp 4,4 miliar terdapat sisa fee Rp 1,6 miliar yang dikuasai oleh tersangka Sujendi Tarsono, pemilik dealer mobil.

Selain Arya KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR Pemkab Batubara Helman Herdady, Sujendi Tarsono. Tersangka yang diduga sebagai pihak pemberi, yakni dua orang kontraktor masing-masing Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya