Berita

Foto/Net

Hukum

Mengaku Diare 20 Kali, Sidang Pembacaan Dakwaan Novanto Diskors

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 11:52 WIB | LAPORAN:

Dua pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya dan Maqdir Ismail mengklaim kliennya tengah mengalami diare. Bahkan sejak malam tadi Novanto terus bolak-balik ke toilet hingga dua puluh kali.

"Hari ini klien kami sedang kurang sehat yang mulia," ungkap Maqdir Ismail kepada Ketua Hakim Yanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12).

Ketua Hakim kemudian bertanya kepada Novanto terkait kesehatannya hari ini. Ketua Umum nonaktif partai Golkar itu membenarkan bahwa dirinya diare sejak semalam dan meminta obat kepada petugas kesehatan di rutan K4 KPK namun tidak diberi.


Hal itu kemudian dibantah oleh jaksa penuntut umum KPK Irene Putri. Irene mengungkapkan, semalam Novanto diperiksa oleh dokter internal rutan, Sinta. Saat diperiksa, Novanto hanya mengeluh batuk.

"Terdakwa semalam diperiksa oleh Dokter Rutan, dokter Sinta. Keluhannya batuk bukan diare lalu diberi obat batuk. Dan berdasarkan pantauan petugas di rutan yang bersangkutan hanya dua kali ke toilet," papar Irene.

"Tidak benar yang mulia," timpal Novanto.

Maqdir kemudian meminta agar kliennya diperiksa ulang oleh dokter. Ketua Hakim Yanto lalu mengabulkan permintaan tersebut dan menskors masa sidang hingga pemeriksaan kesehatan Nivanto selesai.

"Diperiksa ulang apakah beliau betul-betul sakit atau seperti yang disebutkan tadi. Sidang akan kami skors sampai dengan pemeriksaan dokter selesai," tutup ketua hakim Yanto. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya