Berita

Nusantara

Pemprov Jabar Raih 250 Penghargaan Selama Sembilan Tahun

SELASA, 12 DESEMBER 2017 | 20:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Selama sembilan tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan meraih satu penghargaan dalam setiap 13 hari.

Jumlah penghargaan yang diraih Jabar selama sembilan tahun belakangan mencapai 250 buah. Jika satu tahun adalah 365 hari, dikalikan sembilan lalu dibagi 250 penghargaan, maka muncul angka satu penghargaan dalam tiap 13 hari. Demikian data yang dilansir oleh pihak Humas Pemprov Jabar.

Data menunjukkan, penghargaan pertama diraih tahun 2008 yakni peringkat tiga besar Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI) dari Departemen Komunikasi Informatika. Sementara capaian terakhir adalah pada 8 Desember 2017, yaitu Penghargaan Produktivitas Paramakarya dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia


Jika diurut, raihan penghargaan dimulai pada 2008 dengan lima penghargaan, 2009 dengan sembilan penghargaan, 2010 dengan 12 penghargaan, 2011 dengan 31 penghargaan, 2012 meraih 37 penghargaan, 2013 dengan 34 penghargaan, 2014 meraih 40 penghargaan, 2015 meraih 21  penghargaan, dan 2016 dengan enam penghargaan. Adapun rekapitulasi data tahun 2017 masih dilakukan.  

Dari semua itu, banyak penghargaan utama diperoleh. Misalnya, predikat pemerintah provinsi berkinerja terbaik secara nasional dua tahun berturut-turut (2016-2017) yang diberikan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang mewakili Presiden Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXI tahun 2017.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menjadi Pemda paling sering meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama enam kali berturut-turut dari tahun 2011-2016. Yang terakhir diberikan Presiden kepada Gubernur Ahmad Heryawan di Istana Negara Jakarta, pada September 2017.

Aher mengatakan, predikat provinsi berkinerja terbaik dicapai berkat program inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informasi yang telah berjalan sukses.

Seperti tiga aplikasi pelayanan publik yang baru-baru ini telah diadopsi oleh 17 provinsi di Indonesia dan menjadi pilot project KPK dalam pencegahan tindak korupsi. Aplikasi tersebut yakni pelayanan perizinan terpadu satu pintu, aplikasi sasaran kinerja pegawai (SKP) online berbasis tunjangan perbaikan penghasilan pegawai dan aplikasi e-samsat.

Sementara raihan opini WTP menggambarkan akuntabilitas kinerja dalam laporan keuangan dan hasil kerja di lapangan berupa terwujudnya pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat Jabar.

"Tentu WTP ini menggambarkan bahwa akuntabilitas dan hasil kerja kita di lapangan telah sesuai. Dari sejak perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan anggaran termasuk evaluasi keuangan dan evaluasi kinerja, betul-betul menggambarkan apa yang dikerjakan sesungguhnya secara efektif, efisien, dan adil," kata Gubernur Ahmad Heryawan di Bandung, Selasa (12/12), dikutip dari RMOL Jabar.

Dari sisi sebaran bidang, penghargaan yang diraih pun sudah representatif. Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, budaya, ekonomi, pariwisata, hingga agama.

"Gubernur terkena dampak baiknya saja, padahal yang bekerja adalah ASN dan masyarakat," pungkasnya. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Tak Perlu Takut dengan Ide Kewarganegaraan Ganda Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:26

Cara Mengubah Desil DTSEN Secara Online dan Offline, Lengkap dengan Langkahnya

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:15

Tak Cuma Revisi, DPR Sepakat Regulasi Baru Migas

Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14

GBNI Dukung Program Kerakyatan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:37

B50 Perkuat Kemandirian Energi, Hemat Devisa, dan Dorong Transformasi Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:34

Presiden Perintahkan Penanganan Darurat, Wamensos Terjun ke Lokasi Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:28

21 Kantong Parkir Disiapkan Saat Perayaan HUT ke-81 RI di Jakarta

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:31

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:21

Ruas Jalan di Jakarta Direkayasa Saat Perayaan HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:12

Besok! Ongkos Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta Cuma Rp8

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30

Selengkapnya