Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Kejagung Tanamkan Anti-Korupsi Sejak Dini

JUMAT, 08 DESEMBER 2017 | 21:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kejaksaan Agung berupaya mengurangi tindak korupsi dengan cara memupuknya sejak dini, dengan menggelar lomba pidato tingkat SD, SMP dan SMA dengan tema pemberantasan korupsi.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Umum (Kapuspenkum) Kejagung, Muhammad Rum, mengatasi persoalan korupsi bukan hanya aspek penindakan yang telah dilakukan selama ini. Melainkan juga berupaya melakukan pencegahan.

"Kami sudah mulai pemberantasan korupsi dengan metode pencegahan seperti yang dilakukan oleh adik-adik kita tadi," kata M Rum usai memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) di Kejagung, Jakarta, Jumat (8/12).


Tujuanya, pihaknya ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa mereka harus anti dengan korupsi. Dari beberapa peserta pidato, M Rum menangkap makna kejujuran, yang menurutnya sikap ini harus disikapi oleh seluruh lapisan bangsa terutama para penegak hukum.

"Bahwa sikap jujur adalah utama dalam rangka pemberantasan korupsi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, M Rum juga menyampaikan pada periode Januari hingga November 2017, Kejaksaan Agung telah melakukan tindak penyelidikan 1.253 perkara pada terpidana kasus korupsi.

"Kemudian perkara yang sudah tahap penuntutan jadi sebanyak 1.754 perkara," jelasnya.

Lebih lanjut, M Rum menjelaskan, untuk uang negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 977 miliar dalam Selain itu, untuk uang negara yang berhasil diselamatkan dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 293 miliar.

"Itu yang berhasil kita selamatkan. kalau ditanya berapa seluruh kerugian negera itu kan sedang proses kita berjalan, tidak bisa dikatakan itu jumlahnya sekian," demikian M Rum. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya