Berita

Hukum

Kapolri Mesti Perintahkan Kapolda Papua Hukum Anggota Yang Ancam Wartawan

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 18:32 WIB | LAPORAN:

Ulah salah anggota Polres Mimika-Papua berinsial DS yang mengamuk sambil mengancam sejumlah wartawan turut menjadi sorotan politikus di Jakarta.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, menyebut tindakan DS memaki-maki para jurnalis bisa disebut sebagai tindak teror terhadap kebebasan pers.

Untuk menindaklanjuti kasus itu, ia mendesak Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar untuk menghukum DS dengan tegas dan sesuai hukum yang berlaku.


"Kapolri harus memerintahkan Kapolda Papua untuk mengambil tindakan tegas pada anggotanya tersebut," tegas Arief.

Rabu dini hari (6/12), anggota polisi bernama DS mengamuk di tempat berkumpulnya wartawan di Jalan Budi Oetomo depan Kantor Satlantas Polres Mimika, Papua. Membawa senjata dan gergaji mesin, DS memaki-maki para jurnalis yang sedang nongkrong.

DS kesal lantaran teman seprofesinya dijadikan tersangka akibat mengeroyok jurnalis Okezone, Saldi Hermanto. Di depan para wartawan, DS mengaku tidak takut dipecat akibat aksinya.

Bahkan DS mengaku memiliki ribuan amunisi di kediamannya. Jika dipecat dari kesatuan, dirinya akan bergabung ke Kelompok Kriminal Bersenjata.

Karena itu pula Arief Poyuono mendesak kepolisian untuk menyelidiki pengakuan DS yang mengklaim menyimpan ribuan amunisi di kediamannya.

"Terkait pengakuannya yang memiliki ribuan amunisi juga perlu diselidiki. Jangan sampai nanti terjadi insiden yang mencoreng nama Polri dan Kapolri," kata Arief. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya