Berita

Sandiaga/net

Hukum

Kejar Opini WTP BPK, Sandiaga Bakal Melakukan Ini Di Cengkareng

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 16:10 WIB | LAPORAN:

Pemrov DKI Jakarta bakal terus menagih uang pembelian lahan sebesar Rp 668 miliar di kawasan Cengkareng Barat kepada pihak ketiga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno memastikan bahwa upaya itu dilakukan atas rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Upaya penagihan, BPK meminta kita maksimal," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat Rabu (6/12).


Upaya penagihan itu juga kata dia sebagai bentuk dari dimenangkanya sengketa pembelian lahan itu oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tahun lalu.

"Jadi ini (penagihan) kelanjutannya kemarin kita melakukan proses hukum," tegasnya.

Setelah itu, tambah pria yang akrab disapa Sandi ini, Pemrov DKI juga akan melakukan pemindahan klasifikasi lahan. Sehingga nantinya lahan tersebut akan menjadi tanggungjawab Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP). Sebab saat dibeli, aset itu masih tercatat sebagai milik Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat.

"Dengan proses hukum ini, kita akan menentukan apakah nanti itu bisa dijadikan piutang atau dijadikan aset tetap lainnya. Nah, ini prosesnya sangat detail," jelas Sandi.

Lebih lanjut Sandi menargetkan proses penagihan bisa rampung pada bulan Mei tahun 2018. Tepat sesaat sebelum BPK melakukan audit terhadap keuangan Pemda DKI. Hal itu dilakukan karena pihaknya ingin mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

"Harus selesai sebelum ini, sebelum WTP tahun depan bulan Mei," demikian Sandi. [san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya