Berita

Sandiaga/RMOL

Kesehatan

Sandiaga Minta Bantuan IDI Sosialisasikan Pentingnya Vaksin Difetri

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 08:56 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk melindungi warganya dari wabah infeksi difetri. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sudah memerintahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk melakukan sosialisasi soal pentingnya vaksinasi.  

Sandi, sapaan akrab Sandiaga pun mengaku telah meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk ikut terlibat dalam sosialisasi tersebut agar warga DKI Jakarta terbebas dari penyakit difetri maupun penyakit lainnya.

"Saya meminta IDI bagaimana ikut menbantu gerakan mensosialisasikan lebih baik, tentang vaksin, tentang bagaimana antisipatif, preventif, promotif dari penyakit difteri. Bukan hanya penyakit difteri. Tapi lain-lain juga," katanya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (6/12).


Diketahui, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah menemukan belasan warga penyakit difteri sepanjang tahun 2017. Penyakit itu timbul karena adanya infeksi bakteri pada selaput lendir di hidung dan tenggorokan, pada kasus tertentu dapat memengaruhi kulit penderita.

Penyakit yang menyerang anak-anak dan orang dewasa ini sebenarnya sudah mewabah di beberapa wilayah Indonesia. Kemenkes juga sudah menetapkan mewabahnya penyakit difetri sebagai kejadian luar biasa (KLB). Pasalnya, sejak November 2017 saja, di Provinsi Jawa Barat sudah ada 109 kasus. 13 orang di antaranya meninggal dunia.

Sandi menekankan vaksinasi sangatlah penting untuk mencegah berbagai macam penyakit, termasuk difetri. Namun karena kurangnya Dinkes DKI melakukan sosialisasi, warga ibu kota pun kurang melek akan pentingnya vaksinasi.

"Karena penyakit ini sebenernya bisa ditangani melalui vaksin. Tapi kemarin vaksinnya belum optimal," demikian Sandi. [san]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya