Berita

Foto/RMOL

Hukum

Mahasiswa Jambi Desak KPK Periksa Gubernur Zumi Zola

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 12:53 WIB | LAPORAN:

. Perwakilan mahasiswa Jambi menggeruduk kantor KPK di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (4/12). Mereka berunjuk rasa untuk mendesak KPK memeriksa Gubernur Jambi Zumi Zola.

Desakan itu berkaitan dengan kasus suap yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

KPK telah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus suap yang terjadi di Jambi, namun masyarakat belum puas dengan hasil tersebut.


"Kami menyayangkan KPK belum memanggil Gubernur Provinsi Jambi, yang jelas-jelas terlibat," ujar orator aksi berkaos putih menggunakan microfon.

Menurutnya, Zumi Zola yang menjabat sebagai gubernur tidak mungkin tidak mengetahui bahwa ada praktek suap menyuap yang dilakukan oleh bawahannya.

"Saudara Zumi Zola pasti mengetahui karena beliau yang akan tanda tangan di R-APBD," lanjut orator dengan menggebu-gebu.

Mereka menilai Zumi Zola hanya berkakting bahwa dirinya tidak mengetahui tindakan bawahannya tersebut.

"Zumi Zola hanya akting bahwa dia tidak tahu bahwa ada praktek tersebut di Provinsi Jambi," tukas orator.

Bukan hanya berorasi saja, massa demo juga memaksa untuk masuk ke dalam gedung KPK "merah putih" yang mendapat penjagaan ketat dari kepolisian.

Selasa lalu (28/11), KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Mereka adalah Plt Sekda Jambi, Erwan Malik; Asisten Daerah III Provinsi Jambi, Saipudin; PLt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi, Arfan, dan satu tersangka penerima suap yakni Supriono selaku anggota DPRD Jambi.

Uang sebesar Rp 4,7 miliar yang ditemukan KPK dalam operasi tangkap tangan diduga terkait pembahasan R-APBD Jambi 2018. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya