Berita

Hukum

Setya Novanto Berpotensi Menyeret 100 Orang

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Penahanan tersangka kasus korupsi pengadaan E-KTP, Setya Novanto (Setnov), seharusnya jadi pintu masuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar mata rantai korupsi yang lebih besar.

Hal itu dikatakan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, dalam diskusi Persatuan Gerakan bertajuk "Korupsi E-KTP 2,3 T... Siapa Susul Setnov", di Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/11).

Dia mencontohkan penanganan perkara yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin.


Dari penanganan perkara Nazaruddin yang juga bekas Bendahara Fraksi Demokrat di DPR RI, KPK bisa menyeret beberapa nama tokoh politik ke dalam penyelidikan dan penyidikan. Padahal, Nazaruddin tergolong bukan orang lama di DPR RI.

"Nazaruddin yang hanya mengelola APBN seumur jagung dapat menyeret beberapa orang," kata Adhie.

Secara logika, seharusnya KPK mampu memanfaatkan Setya Novanto yang notabene sudah menjadi anggota DPR RI selama belasan tahun. Ia bisa membayangkan bahwa Novanto mengetahui banyak hal terkait permainan anggaran di DPR RI.

"Novanto yang sudah belasan tahun memegang angaran APBN di DPR RI. Kalau tidak sampai 100 orang (terseret penanganan KPK), maka itu bohong menurut saya," tegasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya