Abraham Samad/net
Abraham Samad/net
Tujuannya, untuk mengembalikan kerugian negara dari kasus itu yang kira-kira berjumlah Rp 2,3 triliun.
"KPK harus lebih garang lagi dalam menghadapi kasus ini. Artinya lebih garang lagi apa? KPK harus menerapkan UU TPPU dalam kasus Novanto (tersangka, Setya Novanto). Tujuannya, pertama, kerugian negara yang begitu besar itu bisa dimaksimalkan pengembaliannya," kata Ketua KPK periode 2011-2015, Abraham Samad, ketika ditemui di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (27/11).
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 02:02
Jumat, 10 April 2026 | 01:26
Jumat, 10 April 2026 | 01:19
Jumat, 10 April 2026 | 01:04
Jumat, 10 April 2026 | 00:31
Jumat, 10 April 2026 | 00:18
Jumat, 10 April 2026 | 00:05
Kamis, 09 April 2026 | 23:41
Kamis, 09 April 2026 | 23:24
Kamis, 09 April 2026 | 23:03