Berita

Foto/Net

Politik

Pianis Canis & Gorden

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 23:13 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PORTAL BeritaSatu upload foto jendela Balaikota DKI Jakarta. Captionnya, "Takut Diintip Warga, Jendela Balaikota DKI Ditutup Gorden".

Berita ini diposting twitter seorang unknown pianis canis. Dia beri komentar, "GILA GORDENNYA BERAPA 'M' TUH DUWIT RAKYAT LAGI".

Oh, dia lagi - dia lagi. Twitter dan politik bukan psikoterapi yang pas. Mestinya dia konsultasi ke psikiater. Bukannya main sosmed.


Basuki-Djarot adalah manusia tanpa estetika. Mereka tidak butuh ruang dalam balaikota. Di era mereka, teras balaikota jadi pentas sandiwara. Regu kamera stand by di situ. Cekrak-cekrek dapet nasi bungkus.

Ruang internal pertama balaikota selalu kosong. Ruang ini antik dan luas. Arsitektur era kolonial. Semua gedung tua di Merdeka Selatan dihiasi tirai. Guess what...? Cuma balaikota Basuki-Djarot yang dibiarkan tak terawat. They did not care at all.

Sekarang, ruang dalam itu dipake Anies-Sandi. Berbagai acara temu warga sering di situ.

Tirai atau gorden mesti dipasang. Selain sebagai courtesy dan artistik, tirai berfungsi sebagai "light absorption" dan "heat insulating device".

Anggaran minim AC yang dikunci Basuki-Djarot ditanggulangi dengan tirai. Terik matahari siang yang bikin silau dan panas dikurangi oleh gorden-gorden ini.

Si Pianis canis (K-9) lebay dengan statemen 'M' itu. Hanya ada beberapa jendela besar. Tidak mungkin sampai serap anggaran miliaran rupiah. As a pervert peeping Tom, si pianis canis ini keliru bila mau ngintip undressed women di sana. Balaikota bukan public lavatory bro.

Opini Pianis canis ini masuk kategori "hate based opinion". Varian soft dari hatespeech. Dan seperti kata jargon umum, "hatesoeech is not opinion". [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak)

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya