Berita

Asrun/Net

Hukum

Eks Walikota Kendari Asrun Dilaporkan Balik Ke Polda Sultra

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 15:06 WIB | LAPORAN:

Mantan Walikota Kendari dua periode, Masyhur Masie Abunawas merasa kehormatan diri dan keluarga besarnya terganggu dengan ulah Asrun.

Asrun yang juga mantan walikota Kendari telah melaporkan Masyhur kepada Polda Sulawesi Tenggara atas dugaan penghilangan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.   
Menurut Masyhur, laporan Asrun tersebut fitnah yang tak dapat dibiarkan.

"Makanya kami laporkan balik Asrun ke Polda Sultra. Tanda terima laporan sudah kami terima dan sekarang ada di pengacara. Kami minta penyidik Polda Sultra segera memeriksa Asrun," ujar Masyhur saat dihubungi, Kamis (23/11).

"Makanya kami laporkan balik Asrun ke Polda Sultra. Tanda terima laporan sudah kami terima dan sekarang ada di pengacara. Kami minta penyidik Polda Sultra segera memeriksa Asrun," ujar Masyhur saat dihubungi, Kamis (23/11).

Masyhur menyebutkan, salah satu bukti Asrun menyebarkan fitnah dan membuat laporan palsu adalah dihentikan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Kendari.

"Sudah dihentikan oleh Kejaksaan Kendari karena dianggap tidak terbukti. Dan saya tidak pernah menggelapkan apa-apa (aset Pemkot)," tegasnya.

Dihubungi secara terpisah, kuasa hukum Masyhur, Muhammad Irham Nur mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik Polda Sultra untuk memantau perkembangan laporan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Asrun kepada kliennya itu.

"Yang pasti kami ingin agar kasus ini bisa segera diproses dan juga kami berharap agar saat pemeriksaan terlapor nanti pihak Polda Sultra mengeluarkan Surat Perintah Penahanan mengingat pasal di laporan kami ini mempunyai ancaman hukuman empat tahun," kata Irham.

Irham menambahkan surat permohonan pengawasan juga telah dilayangkan terhadap kasus ini kepada Kadiv. Propam Mabes Polri, Kompolnas RI dan Oumbudsman RI.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya