Berita

Hukum

Golkar: KPK Jangan Cuma Heboh dan Berhenti di Novanto

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 11:51 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menggeruduk semua nama yang sudah diperiksa dan telah diproses dalam peradilan dalam kasus mega korupsi Kartu Tanda Penduduk Eleketronik atau e-KTP.

Politisi Senior Partai Golkar Prof Bomer Pasaribu meminta lembaga anti rasuah itu tidak berhenti dengan kehebohan menetapkan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka.

"Sebaiknya, mulai mega kasus E-KTP ini, setiap orang terlibat yang diperiksa dan diadili bersikap jujur tijih tibeh atau mati siji mati kabeh,” tutur Bomer Pasaribu, Rabu (22/11).


Mantan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) di era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu mengatakan, sudah ada deretan nama yang disebutkan jaksa dalam dakwaanya, di dalam proses persidangan. Karena itu, KPK kini harus simultan menyeret nama-nama itu dalam proses hukum untuk mengusut tuntas kasus korupsi tersebut.

Guru Besar Ilmu Pertanian di IPB dan USU ini mengatakan, mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus ini perlu dilakukan agar terjadi pengusutan korupsi tanpa pandang bulu.

“Saling ungkapkan sejelas-jelasnya semua yang terlibat tanpa kecuali. Bahkan semua yang delapan enam orang yang disebut  dalam Surat Dakwaan awal harus diusut semua. Kita dukung penuh KPK,” pungkas Bomer Pasaribu. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya