Berita

Megawati/net

Hukum

Dewan Pakar ICMI: Polisi Harus Segera Proses Megawati Soekarnoputri!

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Anton Tabah Digdoyo mendesak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus hukum yang melibatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
 
"Apa yg dilakukan ulama-ulama Madura yang melaporkan ulah Megawati itu sangat bagus. Harusnya polisi jangan diam dan cepat bertindak atas kasus penodaan agama tersebut," tegas Anton kepada redaksi, Rabu (22/11).

Bahkan menurut pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat itu seharusnya Polri tak perlu menunggu laporan dari masyarakat. Pasalnya penistaan agama yang dilakukan Presiden RI ke-5 sudah membuat resah masyarakat.


"Kasus ini meski sudah diakomodir KUHP tapi msh ada UU khusus tentang Penodaan Agama yaitu UU nomor 1 PNPS Tahun 1965. Ancaman pidananya 5 dan 6 tahun," ungkap Anton yang Ketua Penanggulangan Penodaan Agama tersebut.

Polri kata Anton harus mengedepankan asas hukum equality before the law. Anton juga meminta agar Megawati wajib mematuhi hukum.

"Contohlah pak SBY ketika jadi presiden tahun 2012 datang ke Polda Metro Jaya melaporkan George Adi Tjondro yang memfitnah korupsi keluarga Cikeas dengan bukunya berjudul Gurita Cikeas. Hukum tak mengecualikan presiden. Pak SBY datang langsung. Itu contoh yang baik pada rakyatnya," pungkas Anton.

Sebelumnya, ulama-ulama Madura melaporkan Megawati Soekarnoputri ke Polda Jawa Timur atas pidatonya yang tidak percaya terhadap akhirat dan menuduh orang-orang yang percaya akhirat itu hanyalah peramal-peramal masa depan yang tidak jelas. [san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya