Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

Setnov Tertidur Saat Diperiksa, Jubir KPK: Itu Hak Tersangka

RABU, 22 NOVEMBER 2017 | 00:45 WIB | LAPORAN:

. Kuasa hukum Ketua DPR yang juga Ketum Golkar Setya Novanto, Fredrich Yunadi menyebut kliennya beberapa kali tertidur saat menjalani pemeriksaan di KPK, Selasa siang (22/11).

Menurut Fredrich, hal itu terjadi lantaran kondisi kesehatan Setnov yang belum pulih benar.

Sementara itu Jurubicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa menjadi hak tersangka untuk menjawab atau tidak segala pertanyaan penyidik.


"Info yang saya dapatkan dari penyidik hari ini diagendakan pemeriksaan sebagai tersangka, apakah tersangka menjawab atau tidak tentu saja itu domain atau hak dari tersangka, silakan saja," kata Febri kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Menurut Febri, penyidik tidak bergantung pada menjawab atau tidaknya tersangka dalam proses penyidikan tersebut.

"Namun kalau memungkinkan sebenarnya ada keterbukaan dari pihak-pihak yang diperiksa oleh KPK maka itu jauh lebih baik untuk kepentingan tersangka ataupun untuk kepentingan penanganan perkara ini," imbuhnya.

Setnov diperiksa penyidik KPK sejak pukul 10.00 WIB dan baru keluar gedung pada pukul 15.04 WIB. Menurut Fredrich, tidurnyaSetnov lantaran adanya gangguan pada otaknya pasca kecelakaan.

"Iya selalu tidur terus. Selalu tidur melulu. Waktu menunggu pemeriksaan tidur, waktu ditanya penyidik juga tidur. Karena kondisi beliau kan memang dalam hal ini otaknya telah mengalami gangguan," kata Fredrich. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya