Berita

Foto: RMOL

Hukum

Novanto Ketiduran di Ruang Pemeriksaan KPK

SELASA, 21 NOVEMBER 2017 | 16:09 WIB | LAPORAN:

Setya Novanto diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama hampir empat jam. Selama berada dalam ruang pemeriksaan, Novanto selalu tertidur.

"Iya selalu tidur terus. Selalu tidur melulu. Waktu menunggu pemeriksaan tidur, waktu ditanya penyidik juga tidur," kata pengacara Novanto, Fredrich Yunadi kepada wartawan usai menemani kliennya menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (21/11).

Menurut dia, hal itu terjadi karena kondisi kesehatan Novanto yang belum sepenuhnya pulih. Juga adanya gangguan pada otak Ketua DPR itu segingga menyebabkan dirinya mudah tertidur.


"Karena kondisi beliau kan memang dalam hal ini otaknya telah mengalami gangguan," imbuhnya.

Ia menyebutkan, pemeriksaan hari ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan perdana Novanto pada Minggu (19/11) kemarin. Namun pada pemeriksaan hari ini tidak banyak pertanyaan yang diajukan penyidik.

"Setiap pemeriksaannya itu kan pasti akan ditanya, 'Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani dan rohani? Dan bersedia untuk memberikan keterangan?' Beliau menjawab, 'Kesehatan masih terganggu.' Dengan demikian pemeriksaannya yang kedua ini tetep ditangguhkan menunggu kondisi beliau itu makin sehat," katanya.

Pagi tadi, Novanto tiba di KPK pukul 10.25 WIB. Ia baru keluar Gedung KPK pukul 15.04 WIB. Sambil dikawal oleh beberapa pegawai KPK, Novanto tidak mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya berjalan pelan menuju mobil tahanan yang telah menunggunya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya