Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Terus Terang Soal Presiden

SABTU, 04 NOVEMBER 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Ramli menyatakan sebagai civitas akademika yang merupakan tempat bernaung para cendikiawan, USU saat ini mencari figur yang mencintai kebenaran yang dapat menunjukkan jalan ekonomi bagi Indonesia yang lebih baik.

"Bukan karena nama saya ada Ramli-nya, kami di Fakultas Ekonomi selalu mencari figur yang secara filosofis mencintai kebenaran, dan itu ada pada Pak Dr. Rizal Ramli sebagai sesepuh ekonomi yang nyata perlawanannya terhadap neoliberalisme," ujar Prof. Ramli.

Pernyataan itu disampaikan Prof. Ramli saat membuka kuliah umum yang disampaikan tokoh nasional Dr. Rizal Ramli dengan tema "Hambatan dan Peluang Pembangunan Ekonomi Daerah Dalam Mendukung Ekonomi Nasional" di kampus USU, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (4/11).


Dalam forum tersebut, Rizal Ramli mendapatkan berbagai pertanyaan dari para dosen dan mahasiswa berkaitan dengan kondisi perekonomian nasional saat ini.

Menko Prekonomian era Presiden Gus Dur itu antara lain ditanya soal bagaimana cara membayar utang negara yang kini membengkak menjadi Rp 4.500 triliun dan bagaimana cara memutus mata rantai neoliberalisme.

Rizal menegaskan bahwa semua itu tentu ada solusinya. Pemikiran-pemikirannya tentang bagaimana cara menanggulangi utang dan memutus mata rantai neoliberalisme sudah sering dikemukakannya.

"Semua itu ada cara menyelesaikannya. Kalau saudara kepingin Indonesia menjadi negara hebat, maka pilihlah Rizal Ramli untuk menjadi Presiden," tegasnya terus terang. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya