Berita

Olahraga

Menteri Puan: Asian Games Momentum Kebangkitan Prestasi Atlet Indonesia

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Asian Games dan Asian Para Games 2018 selain dapat dimanfaatkan sebagai ajang unjuk gigi kesuksesan Indonesia menyelenggarakan pesta olahraga bertaraf internasional, juga dapat dijadikan momentum kebangkitan prestasi atlet-atlet Indonesia di ajang dunia.  

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, saat memimpin langsung dan sekaligus menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RTM) dalam rangka menindaklanjuti Perpres 95/2017 tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional.

"Perpres ini keluar pada dasarnya untuk menyikapi prestasi atlet pada Sea Games 2017 lalu. Melalui Perpres ini kita semua berharap banyak terobosan yang dapat kita lakukan termasuk tindak lanjut dari evaluasi pada waktu sebelumnya," kata Puan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta (Rabu, 1/11).


Puan menyampaikan agar rencana pelatihan performa tinggi dan anggarannya agar dapat diselesaikan Bulan Desember nanti. Agar antara Januari-Februari tahun depan dapat mulai memanfaatkan anggaran. Dengan begitu, segala hambatan seperti di masa lalu tidak terjadi lagi.

"Kita jadi dapat berkonsentrasi penuh terhadap prestasi atlet Indonesia yang berlaga di Asian Games nanti sesuai rencana," tandas Puan.

Dalam arahannya, Puan juga meminta agar para atlet Indonesia kembali digugah semangat berprestasinya demi Indonesia dan menorehkan catatan prestasi menggembirakan di ajang Asian Games nanti. Karenanya agar segala teknis dan tertib administrasi pembinaan serta pelatihan atlet dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Anggaran pun dapat digunakan secara transparan dan akuntabel.

"Asian Games adlaah hajatan besar bangsa Indonesia. Jangan sampai terhambat masalah teknis. Makanya Presiden telah menandatangani Perpres tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional," tegasnya.

Puan menjelaskan, semua pihak terkait khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, dan juga semua cabang olahraga perlu menyamakan persepsi serta mensinergikan langkah-langkah yang akan dilakukan bersama.

"Jadi dalam Perpres itu sudah ada pembagian tugas juga. Ada tugas untuk meningkatkan prestasi atlet, ada tugas melakukan pengawasan dan pendampingan bersama Menpora," ujar Puan.
 
Dalam Perpres 95/2017 tersebut, kata Puan, sudah dilakukan pembagian tugas. Juga diatur mekanisme persiapan atlet di masing-masing cabang olahraga (cabor). Diatur juga bahwa dalam perpres diatur bagaimana beban tangginhjawab tak hanya Menpora dan KONI tapi juga masing-masing cabang olahraga.

"Dan yang paling tahu atlet dan potensi prestasinya kan pengurus masing-masing cabor. Kemenpora dan KONI mengawasi dan mengkoordinir pelaksanaan kegiatan cabor. Itu dipertegas dalam Perpres," jelas Puan. [sam]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya