Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

HNW: Pancasila Mengokohkan Keindonesiaan

SABTU, 21 OKTOBER 2017 | 15:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan Sosialisasi Empat Pilar MPR menjadi penting agar rakyat Indonesia mengetahui ideologi negaranya. Karena tidak ada satu negara di dunia yang rakyatnya tidak mengetahui ideologi negaranya.

"Kalau rakyat tidak mengetahui ideologi negaranya bagaimana jadinya negara ini," tegas HNW saat menyampaikan materi sosialisasi empat pilar di hadapan 400 pengurus Mathla'ul Anwar se Provinasi Riau, di Mahligai Ballroom Hotel Aryaduta Kota Pekanbaru,  Sabtu (21/10).

Sebagai pemateri, HNW tidak sendiri. Dia didampingi oleh Anggota MPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera dan acara dipandu langsung Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyati.


Pancasila sebagai dasar negara, menurut HNW, adalah tata nilai yang sesungguhnya menghadirkan keterlibatan berbagai pihak. Jadi, dengan keberadaan Pancasila akan dapat mengenal betul keindonesiaan dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

"Jadi, Pancasila menjadi penting untuk mengokohkan kita sebagai bangsanya," ungkap ketua MPR periode 2004-2009 ini.

Tapi, kata HNW, kalau sila-sila Pancasila dijabarkan maka akan semakin kelihatan bahwa makna yang terkandung di dalamnya tidak jauh dari yang diperjuangkan oleh para tokoh Islam Indonesia. Dan, sila-sila Pancasila memberi ruang pada umat beragama untuk melaksanakan ajaran-ajarannya.

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanakan nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai keislaman dengan baik dan benar. Termasuk menangkal segala bentuk narkoba, radikalisme, dan tak terkecuali  ajaran komunisme.

"Komunis adalah radikalisme yang paling radikal," ungkap HNW.

Pada awal ceramahnya, HNW menjelaskan, peran tokoh Islam dalam memperjuangkan berdirinya negara Republik Indonesia. Termasuk juga peran para komponi muslim dalam menciptakan lagu-lagu perjuangan dalam mengobarkan semangat para pejuang.

Politisi senior PKS itu lalu menunjuk contoh Wage Rudorf Supratman dan Habib Muntaha. WR Supratman adakan komponis muslim yang mujahid. Nama Wage Rudorf untuk pemcipta Lagu Indonesia Raya ini diberikan oleh keluarganya agar terasa kebarat-baratan.

"Sedangkan Muntaha adalah pencipta lagu Hari Merdeka dan lagu Syukur," ungkap HNW. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya