Berita

Nusantara

5 Ribu Pelajar Lhokseumawe Antusias Membaca Kitab Suci

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 23:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebanyak 5.000 pelajar antusias mengikuti mengikuti kegiatan Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GMKS) di Kota Lhokseumawe, Aceh.

Kegiatan yang mengusung tema untuk Persatuan Indonesia ini merupakan rangkaian kegiatan Kirab Pemuda Nusantara Tahun 2017 oleh Kemenpora di 34 provinsi.

GMKS digelar di Masjid Islamic Centre Lhokseumawe, Jumat (20/10), dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir menjelang Salat Jumat.


Deputi Pemberdayaan Pemuda, Kemenpora, Prof Faisal Abdullah mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe yang telah menghadirkan 5.000 lebih pemuda dalam kegiatan GMKS.

Dia berharap semoga kehadiran ribuan pemuda untuk membaca kitab suci ini bukan hanya pada kegiatan kirab Pemuda Nusantara, tetapi juga tetap melakukan hal yang sama di rumah dan di tempat-tempat lain.

"Ini merupakan hari yang istimewa, karena sebentar lagi kita akan melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, setelah itu kita juga akan melaksanakan Salat Jumat bersama. Marilah kita kembali pada kegiatan keagamaan, semoga mendapat hidayah dan ridha dari Allah SWT, sehingga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang dikasihi-Nya," ungkap Prof Faisal.

"Kota Lhokseumawe sebagai titik singgah Kirab Pemuda Nusantara 2017 untuk Aceh, di daerah lain hanya 3.000 pemuda yang hadir, tapi di Lhokseumawe sampai 5.000 pemuda, ini partisipasi hebat," tambahnya.

Faisal mengatakan, dalam Kirab Pemuda Nusantara 2017 sebanyak 72 pemuda terbaik dari 34 provinsi di Indonesia akan mengelilingi nusantara. Menggelar berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memupuk kebhinnekaan di kalangan pemuda tanpa memandang ras, suku dan agama yang berbeda.

Di sela-sela kesibukan menghadiri rangkaian Kirab Pemuda 2017, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda didampingi Asdep Peningkatan Iptek dan Imtak Pemuda, Esa Sukmawijaya dan Kadisporapar Kota Lhokseumawe, Zulkifli, juga menyempatkan hadir pada wawancara live di RRI Lhokseumawe, Kamis malam (19/10).

Menurut Faisal, kirab Pemuda ini harus disosialisasikan ke masyarakat dengan media apapun, termasuk radio agar benar-benar viral. "Ini kan kegiatan besar Kemenpora, apalagi di dalamnya ada Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci atau GPMKS yang amat religius," tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe, Zulkifli mengatakan, kegiatan pengajian bersama pelajar dan juga peserta Kirab Pemuda Nasional 2017 yang sedang singgah di Kota Lhokseumawe tersebut bertujuan memperkenalkan budaya dan kehidupan religi di daerah itu. Ribuan peserta yang mayoritas pelajar yang mengikuti pengajian bersama ini diharapkan dapat melahirkan pemuda yang cinta Alquran dan mampu membaca serta menghayati kandungan isi kitab suci tersebut.

Sementara itu, para peserta inti kirab dari 34 provinsi sepakat untuk mengembangkan gerakan dakwah secara internal. Dua wakil peserta, Piet dari DKI Jakarta dan Ari dari Bengkulu, mengamini rencana ini.

"Biarpun kami telah mengarungi perjalanan yang cukup jauh, sejak dari Miangas, Kalimantan, dan kini di Lhokseumawe, kami tetap semangat. Kami ingin mensyukuri nikmat Allah ini dengan gerakan salat subuh berjamaah, diantara kami sendiri yang muslim," ujar Ari.

Kota Lhokseumawe dijadikan titik singgah peserta Kirab Pemuda 2017 yang tiba pada Kamis (19/10). Setelah Lhokseumawe, peserta Kirab akan meneruskan kembali perjalanannya ke Kota Deli Serdang, Sumatera Utara.  Kegiatan ini akan berakhir di Blitar, Jatim pada 6 hingga 8 Desember 2017. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya